News

Ini Alasan Bupati Anne Polisikan 5 Akun YouTube: Saya Tak Bisa Hanya Berdiam Diri!

Oleh: Tim AYO 08 Rabu 19 Okt 2022, 14:52 WIB
Jadi Sasaran Berita Hoaks, Anne Ratna Mustika Siapkan Jalur Hukum

AYOJAKARTA.COM - Di tengah isu prahara rumah tangganya yang sedang diujung tanduk, Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika dikabarkan melaporkan akun youtube yang merugikan dirinya.

Penyebab pelaporan tersebut dikarenakan dugaan konten yang disebarkan terkait rumah tangga Anne dengan Deddy yang mengandung hoaks.

Hal ini pun dibenarkan oleh pihak Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Jawa Barat.

"Secara psikologis berdampak kepada kami, saya pribadi, keluarga saya, anak saya, dan orang tua saya dalam video itu mereka dilibatkan," kata Anne di Polda Jawa Barat, Selasa (18/10/2022).

Baca Juga: Inilah Profil Mesya Thalib Kakak Ipar Taqy Malik yang Diduga Jadi Selingkuhan Pejabat Polri

Menurutnya, konten-konten YouTube itu dinilai mengangkat permasalahan pribadi yang diduga tidak jelas kebenarannya. Adapun, menurut dia, ada sebanyak 11 konten video dari lima YouTuber yang dianggap berisi hoaks.

Dikutip dari suara.com, Anne mengatakan, penyebaran hoaks itu tidak boleh dibiarkan begitu saja karena jika dibiarkan, maka konten-konten itu bakal memberi edukasi negatif kepada masyarakat.

"Kalau dibiarkan akan berdampak, terutama kepada penonton lainnya, saya pribadi dirugikan dan tidak bisa hanya berdiam diri," kata dia sebagaimana dilansir Suara.com.

Dia berharap laporan itu bisa ditindak sesuai hukum yang berlaku, berjalan sesuai harapannya, dan bisa menjadi efek jera kepada para terlapor.

Baca Juga: Putri Candrawathi Menghapus Air Mata dari Samping Saat Sidang, Pakar Ekspresi Sebut Istri Ferdy Sambo Begini!

Sebelumnya, Bupati Purwakarta Anne menggugat cerai suaminya anggota DPR RI Dedi Mulyadi ke Pengadilan Agama Purwakarta. Gugatan cerai itu dilayangkan ke pengadilan pada 19 September 2022.

Adapun Anne merupakan Bupati Purwakarta Periode 2018-2023, sedangkan Dedi Mulyadi pernah menjabat sebagai Bupati Purwakarta Periode 2008-2018.***

Reporter Tim AYO 08
Editor Dian Naren