News

Dugaan Keterlibatan Partai Demokrat sebagai 'Partai Biru' dalam Perkara Ijazah Palsu Jokowi Meluas, Pengamat: Akan Panas

Oleh: Karseno AJ Jumat 01 Agu 2025, 16:53 WIB
Nama Partai Biru di Kasus Ijazah Jokowi Ramai Jadi Sorotan


AYOJAKARTA.COM – Dibalik munculnya polemik kasus dugaan ijazah palsu milik Jokowi, istilah 'partai biru' yang mengerucut kepada Partai Demokrat turut mencuat.

Disampaikan ulang oleh Ketua Solidaritas Merah Putih, dugaan ijazah palsu Jokowi yang dialamatkan kepada Jokowi oleh Roy Suryo CS menurut Silvester Matutina didukung oleh Partai Biru.

Meski tidak secara eksplisit menyebut Partai Biru yang dimaksud adalah Partai Demokrat, polemik dugaan Ijazah Palsu milik Jokowi mulai merembet ke ranah politik.

Baca Juga: Jelang HUT RI ke-80, 5 Daftar Bantuan Sosial Siap Cair Bulan Agustus 2025, PKH dan BPNT Ada?

Keterlibatan Roy Suryo yang sempat menjadi kader Partai Demokrat dalam pusaran kasus dugaan ijazah palsu, disebut-sebut sebagian kalangan sebagai sebuah bukti.

Terlebih Partai Demokrat di masa pemerintahan Presiden Jokowi, sempat beradu argumen dengan Moeldoko yang merupakan bagian dari lingkaran istana.

Dugaan keterlibatan Partai Demokrat, juga sempat dikait-kaitkan dengan adanya narasi dan upaya menggantikan jabatan Wapres dari Gibran Rakabuming kepada AHY.

Narasi keterlibatan Partai Demokrat juga sempat didasarkan pada pernyataan Jokowi terkait adanya keterlibatan Orang Besar yang ditafsirkan sebagai SBY.

Karena sejumlah variabel tersebut, dugaan keterlibatan Partai Demokrat dalam perkara ijazah palsu mengeliminasi Partai Nasdem dan PAN yang juga memiliki julukan Partai Biru.

Baca Juga: Jadi Sorotan! Fenomena Astronomi Gerhana Matahari Cincin Tanggal 2 Agustus 2025, Begini Faktanya...

Terkait dengan semakin meluasnya dampak pernyataan mengenai dugaan keterlibatan Partai Biru dalam perkara ijazah palsu, Presiden ke Tujuh Republik Indonesia kembali buka suara.

Saat dimintai tanggapan oleh awak media, Jokowi memastikan bahwa dirinya tidak pernah sekalipun menyebut istilah Partai Biru dalam berbagai persoalan yang kini dihadapinya.

“Saya tidak pernah menyebut warna, ada Orang Besar yang coba membungkam saya, tapi jangan ada yang merasa tertuduh,” ujar Jokowi.

Sosok SBY menurut Jokowi merupakan sosok Negarawan yang baik, sehingga tudingan yang mengarah kepada Partai Demokrat tidak perlu terus dijadikan diskursus.

Senada dengan Jokowi, Kaesang Pangarep yang merupakan Ketum PSI sekaligus adik kandung Gibran Rakabuming juga menyampaikan hal yang sama.

Sehubungan dengan terseretnya nama Partai Demokrat dalam perkara tudingan ijazah palsu, Adi Prayitno selaku Pengamat Politik memprediksi akan semakin memanas.

Baca Juga: Resmi! Pemerintah Tetapkan 18 Agustus Jadi Hari Libur Nasional

Selain karena termasuk bentuk tudingan serius, rivalitas yang membuatnya panas karena melibatkan dua tokoh di tingkat atas.

Meski disampaikan dengan cukup retorik, Adi menyebut istilah Orang Besar dalam perspektif Hermeneutika atau Penafsiran secara politik memang merujuk pada aspek fisik.

Kasus ijazah palsu, menurut Adi lebih merupakan komoditas politik yang salah satunya untuk program jangka panjang atau 2029.

“Semua yang akan bertarung di 2029 sedang dilangsungkan hari ini, termasuk soal ijazah,” jelas Adi dikutip Ayojakarta dari Kompas TV Lampung. ***

Reporter Karseno AJ
Editor Jinan Vania Barizky