News

5 Orang Ditangkap Polisi Texas Setelah Tewasnya WNI Bernama Novita Brazil

Oleh: Admin Senin 10 Okt 2022, 13:28 WIB
Novita Brazil, WNI yang tewas di Texas.

AYOJAKARTA.COM --  Sedikitnya lima orang ditangkap polisi di Texas setelah tewasnya seorang wanita keturunan Indonesia bernama Novita Brazil.

Dikutip dari Indonesia Lantern, Novita Kurnia Putri atau akrab disapa Vita Brazil sedang mengetik di laptop di rumahnya di West Bexar County, San Antonio, Texas, pada Selasa, 4 Oktober 2022.

Saat itu, dia tertempak sekitar pukul 12.30 dan meninggal di tempat.

Baca Juga: Viral Video yang Mengungkap Sosok Pengganti Putri Candrawathi, Netizen: Amplop Ferdy Sambo Gak Main -Main

Mengutip The Sun, Sheriff Bexar County Javier Salazar mengatakan tersangka menghantam rumah yang salah.

Setelah insiden itu, ada dua anak laki-laki ditangkap, dan polisi mengatakan perilaku mereka setelah penangkapan itu mengkhawatirkan.

"Saya tidak berpikir mereka menunjukkan penyesalan, apa pun," kata Salazar.

Baca Juga: Punya 6 Anak, Apa Pekerjaan Orang Tua Rizky Billar?

WOAI-TV melaporkan, remaja laki-laki, 14 tahun dan 15 tahun, mulai mengejar mobil sampai mereka tertangkap di belakang lapangan bisbol 10 mil jauhnya.

Pria bersenjata itu diduga meninggalkan lebih dari 100 selongsong peluru di tempat kejadian, menurut sheriff. Dua rumah ditembak. Salazar mengatakan korban sama sekali tidak bersalah.

"Dia baru saja bangun, membakar minyak tengah malam, melakukan beberapa pekerjaan di komputernya, dan sekarang dia sudah mati," ujarnya.

Baca Juga: Ferdy Sambo Diduga Masih 'Berkuasa' di Kepolisian Meski Sudah Dipecat, Ini Buktinya

Polisi telah menangkap tiga remaja lain yang diyakini terkait dengan insiden tragis itu dan semuanya telah didakwa.

Penyelidik menetapkan bahwa tiga orang melepaskan tembakan ke beberapa rumah selama penembakan, menyebabkan kerusakan properti yang signifikan, menurut FOX 29.

"Kami yakin para tersangka ini datang ke lokasi ini dan melakukan penembakan sambil berkendara," kata Salazar.***

Reporter Admin
Editor Tedi Rukmana