News

Galang Dana untuk Korban Kanjuruhan, ARMY: Kami Tidak Ada Batasan untuk Target Humanity

Oleh: Nabila Prajna Paramita Selasa 04 Okt 2022, 12:03 WIB
Galang Dana untuk Korban Kanjuruhan, ARMY: Kami Tidak Ada Batasan untuk Target Humanity

AYOJAKARTA.COM - Penggemar boyband asal Korea Bangtan Sonyeondan (BTS) di Indonesia yang bernama ARMY mengadakan penggalangan dana untuk korban sepak bola yang terjadi di Kanjuruhan, Malang.

Penggalangan dana tersebut dikordinasi oleh fanbase ARMY dengan akun Instagram @btsarmy.project_lombok melalui kitabisa.com yang dilaksanakan oleh ARMY seluruh Indonesia.

Galang dana ini dilaksanakan mulai Senin 3 Oktober 2022 hingga 16 Oktober 2022.

Baca Juga: Ganjar Pranowo Ajak Para Pejabat Berdoa untuk Korban Tragedi Kanjuruhan Saat Rapat

Salah satu perwakilan dari ARMY, Dyanti mengungkapkan bahwa walaupun ARMY sering dipandang sebelah mata oleh para fans sepak bola di tanah air, ia tidak memperdulikan hal tersebut.

ARMY Indonesia bertekad untuk selalu peduli dengan aksi kemanusiaan yang sedang terjadi.

"Kami tidak ada batasan untuk target humanity project kami. Jadi siapa yang butuh itu yg dibantu," ungkap Dyanti saat dihubungi oleh AyoJakarta.com pada Selasa (4/10/22).

"Kebetulan saat ini yang urgent adalah korban Kanjuruhan, tanpa mikirin mereka fans bola ataupun non Army kami tetap jalan karena tujuan kami cuma 1 yaitu kemanusiaan," tambahnya.

Baca Juga: Kesaksian Penjual Es Dawet Stadion Saat Tragedi Kanjuruhan, Ungkap Gas Air Mata Bukan Faktor Satu-satunya!

Belum sehari galang dana ini dibuka, ARMY telah berhasil melebihi target pertama dengan Rp 70 juta.

Kini, ARMY kembali menaiki target untuk korban Kanjuruhan.

"Jadi, kami tiap open donasi selalu bikin plan A plan B dst, karena ini makin naik jadi kami tambahkan targetnya dan tambahkan planningnya," ungkap Dyanti.

Dana yang disalurkan kepada korban Kanjuruhan akan dilakukan secara bertahap oleh ARMY.

Rencana awalnya, target ARMY hanya untuk santunan ke korban yang hanya kehilangan suaminya.

Namun, rencana tersebut kembali bertambah untuk beberapa target mulai dari pedagang yang juga ikut menanggung kerugian, membuka kelas healing untuk anak-anak korban dengan didampingi oleh psikiater hingga membantu uang bensin untuk tim ambulans yang telah membantu saat kejadian.

Baca Juga: Profil AKBP Ferli Hidayat, Kapolres Malang yang Copot Jabatan Buntut Tragedi Kanjuruhan, Ini Perannya

Tim ARMY telah berkordinasi dengan Kordinator Wilayah (Korwil) atau relawan Arema serta Ketua Umum yang menangani insiden tersebut dalam mencari data.

Tetapi saat penyerahan bantuan tersebut, ARMY akan tetap terjun langsung untuk memberikan kepada para korban Tragedi Kanjuruhan.

Dyanti berharap kampanye ini bisa membuka mata para pecinta sepak bola agar tidak sentimen kepada ARMY hanya karena perbedaan kecintaan.

Ia yakin bahwa semua bisa berjalan beriringan, seperti ARMY yang tetap respek pada kejadian ini.

"Dan untuk kejadian ini semoga tidak terulang di masa depan karena kasihan. Tidak ada sepak bola seharga nyawa. Jadi apapun masalah yang melatarbelakangi insiden ini semoga tidak terjadi lagi," kata Dyanti.

Tak hanya itu, ia pun berharap kejadian ini bisa jadi pembelajaran untuk kita semua tanpa terkecuali.***

Reporter Nabila Prajna Paramita
Editor Fathul Amanah