News

Empati Presiden FIFA Gianni Tragedi Kanjuruhan Masa Kelam , Hingga Pep Guardiola Komentar Sangat Mengerikan

Oleh: Linda Wati Senin 03 Okt 2022, 17:53 WIB
Empati Presiden FIFA Tragedi Kanjuruhan, Pep Guardiola : Sangat Mengerikan /youtube tvOneNews

AYOJAKARTA.COM-- Tragedi Kanjuruhan merupakan sejarah kelam sepanjang dunia sepak bola.

Ucapan doa dan empati dari masyarakat Indonesia hingga empati Presiden FIFA muncul memberikan tanggapan atas tragedi Kanjuruhan.

Presiden FIFA secara resmi menyampaikan rasa empati kepada Indonesia dan keluarga korban dalam tragedi Kanjuruhan.

Baca Juga: Ayah Lesti Kejora Minta Gugat Cerai Sang Suami, Hingga Karir Rizky Billar Terancam

Dikutip AyoJakarta.com dari kanal YouTube tvOneNews, membagikan ucapan bela sungkawa dari Presiden FIFA.

Gianni Infantino, Presiden FIFA mengungkapkan bahwa kejadian tersebut membuat dirinya dan dunia sepak bola dunia terkejut.

“Ini adalah masa yang sangat kelam bagi sepak bola dan saya turut berbela sungkawa kehilangan dalam tragedi ini. “ ucap Gianni Infantino.

“Bersama FIFA dan komunitas sepak bola dunia , kami senantiasa mendoakan para korban jiwa.” terangnya.

Baca Juga: Hari Keberuntungan Zodiak Minggu Ini 3-9 Oktober 2022, Simak Peruntunganmu di Sini!

Kejadian tragis yang terjadi di Malang, Indonesia membuat seluruh masyarakat dunia kaget.

Selain itu, tanggapan tragedi di Malang ini juga datang dadi pelatih Manchester City, Pep Guardiola.

Ia mengungkapkan bahwa kejadian tersebut sangat mengerikan.

Dimana kejadian tersebut layaknya perang Rusia dan Ukraina tidak pernah terjadi.

“Mengerikan, sangat mengerikan.” ucapnya

Baca Juga: Cegah 'Gangguan' dari Luar, Jaksa Penanganan Ferdy Sambo Ditempatkan di Safe House

“Hal itu membuat seolah-olah selama dua hingga tiga jam ini perang Rusia dan Ukraina tidak terjadi, Simpati dan empati kami untuk Indonesia juga untuk keluarga yang ditinggalkan,”tambahnya

Hingga pimpinan Gereja Katolik, Paus Fransiskus ikut mendoakan korban tragedi Kanjuruhan.

“Saya juga mendoakan mereka yang kehilangan nyawanya dan mereka yang terluka dalam tragedi yang terjadi setelah pertandingan sepak bola di Malang, Indonesia,” doa dari Paus Fransiskus.***

 

Reporter Linda Wati
Editor Kiki Dian Sunarwati