News

Pengakuan Susi Dengar Rintihan Putri Candrawathi di Kamar Sebelum Penembakan, Kuat Maruf Cemburu?

Oleh: Linda Wati Sabtu 24 Sep 2022, 19:49 WIB
Pengakuan Susi Dengar Rintihan Putri Chandrawati di Kamar Sebelum Penembakan, Kuat Maruf Cemburu?/ Youtube Anjass Asmara di Thailand

AYOJAKARTA.COM-- Pengakuan Susi, asisten rumah tangga keluarga Ferdy Sambo yang mendengar rintihan Putri Candrawathi di kamar, seolah langsung mematahkan dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oleh Brigadir J.

Rintihan Putri Candrawathi itu diakui oleh Susi pada saat BAP atau berita acara pemeriksaannya.

Baca Juga: Siaran Langsung Bola Hari Ini Indonesia vs Curacao Sabtu 24 September 2022 Pukul 20.00 WIB, Tonton di Sini! 

Susi dianggap bisa menjadi salah satu kunci saksi yang dapat membantu penyelesaian kasus pembunuhan Brigadir J.

Dilansir AyoJakarta.com dari kanal YouTube Anjas Asmara di Thailand, membagikan sebuah pengakuan dari sumber istimewanya melalui chat pribadi.

Saat itu Susi bukan hanya mendengar tetapi ia juga sempat melihat ke dalam kamar mantan majikannya dari sela-sela jendela.

Baca Juga: Lama Tak Terdengar, Begini Keadaan AKP Rita Yuliana Sekarang: Berbanding Terbalik dengan Ferdy Sambo


Diketahui bahwa Putri Candrawathi dan Brigadir J sama-sama memasuki kamar istri Sambo dengan tidak mengendap-ngendap.

Menurut keterangan Susi, hubungan antara Putri Candrawathi dengan Brigadir J telah berlangsung dari bulan Desember.

Dari informasi yang didapat, karena takut ketahuan oleh Ferdy Sambo, maka Putri Candrawathi merangkai cerita yang dibantu oleh Kuat Maruf (KM).

Baca Juga: Di BAP Putri Candrawathi Ngaku Diperkosa Brigadir J, Susi ART Ferdy Sambo dengar Suara Desahan dari Kamar 

Diduga KM memiliki rasa cemburu kepada Brigadir Yosua.

Lantaran Brigadir J yang memegang semua keuangan rumah tangga Ferdy Sambo. 

Kini setidaknya ada dua motif yang telah diduga.

Pertama adanya perselingkuhan,  dan karena adanya laporan diterima oleh Ferdy Sambo sehingga berani mengakhiri hidup Brigadir J.

Baca Juga: Ricky Sitohang Singgung Nama Putri Candrawathi : Si Biang Keruwetan

Diketahui saat itu Ferdy Sambo menelpon anak buahnya untuk memanggil Brigadir J dan membunuh mantan ajudannya tersebut.

Namun, dugaan tindak pembunuhan yang bukan berencana bisa jadi meringankan hukuman Ferdy Sambo.  

Hal itu karena perhitungan waktu dan jarak dari rumah dinas ke rumah pribadi tidak sampai satu jam.***

 

 

Reporter Linda Wati
Editor Kiki Dian Sunarwati