News

Nadiem Makarim Buat Kebijakan Untuk PAUD, Dede Yusuf: Mestinya Mereka Happy, Mereka Senang, Mereka Bernyanyi

Oleh: Rima Nurhalimah Selasa 20 Sep 2022, 08:51 WIB
Nadiem Makarim Buat Kebijakan Untuk PAUD, Dede Yusuf: Mestinya Mereka Happy, Mereka Senang, Mereka Bernyanyi

AYOJAKARTA.COM - Siapa yang tidak mengenal Dede Yusuf salah satu artis Indonesia yang kini telah terjun ke dunia politik. 

Diketahui, Dede Yusuf merupakan anggota DPR RI dari fraksi Partai Demokrat.

Baru-baru ini pada unggahan tiktok pribadi Dede Yusuf tiba-tiba saja memberikan komentarnya seputar penerapan kebijakan pada tingkat prasekolah dasar.

Baca Juga: Nadiem Makarim Ungkap Aturan Terbaru Seleksi Masuk PTN, Hanya Ada TPS di UTBK

Dilansir AyoJakarta.com dari Pikiran Rakyat pada Selasa (20/9/2022) Dede Yusuf berpendapat bahwa seharusnya pembelajaran baca tulis hitung (calistung) belum perlu diterapkan di TK PAUD

"Yang berikutnya Mas Menteri. Ini masalah soal TK PAUD menuju SD. SD itu antara 6-7 tahun, antara 3-5 ini kan mestinya adalah masa-masa yang disebut dengan Golden Period,” ungkapnya. 

“Mestinya dia bermain, dia mengenal dunia sosial, dia mengenal keluarga dan sebagainya. Tapi ini dipaksa calistung," lanjut Dede Yusuf melalui akun Tiktoknya @ddyusuf66.

Baca Juga: Bertahun-tahun Menghindar, Menteri Nadiem Makarim Positif COVID-19

Karena menurut Dede Yusuf, calistung itu merupakan salah satu syarat saat anak-anak akan mulai masuk ke Sekolah Dasar (SD).

Tidak seharusnya TK PAUD sudah memulai belajar calistung disaat yang kita tahu di berbagai negara calistung itu dimulai saat SD.

Bahkan Dede Yusuf menjelaskan bahwa anak-anak tingkat TK PAUD itu merupakan masa yang seharusnya diisi dengan bermain saja.

Baca Juga: Aliansi Mahasiswa Purwakarta Minta Anggota DPR-RI Fasilitasi Bertemu Nadiem Makarim

"Di Kindergarten, di Playgroup, di TK, di PAUD itu mestinya mereka bermain, mereka happy, mereka senang, mereka bernyanyi. Jangan bebankan dengan calistung," jelas Dede Yusuf.

Dirinya berpendapat masa-masa pada tingkat prasekolah dasar itu memang sebaiknya dibuat untuk bisa lebih mengasah bagian motorik.

Karena, nantinya hal tersebutlah yang akan lebih mempengaruhi pertumbuhan, dan kecerdasan mereka kedepannya.

Baca Juga: Bahas Tahun Ajaran Baru, Komisi X Akan Panggil Nadiem Makarim

Sedangkan, calistung bisa mulai diperkenalkan saat masuk usia SD dimana waktu mereka bermain sudah sangat mencukupi.

Sehingga nantinya mereka menjadi lebih fokus dan terorganisir dalam pembentukan pembelajaran dan pertumbuhan kedepannya.

Dede Yusuf berharap anak-anak di usia emasnya bisa banyak merasakan bermain yang cukup jangan direnggut dengan cepat oleh pendidikan dini.***

Reporter Rima Nurhalimah
Editor Desi Kris