News

Hacker Bjorka Bukan Warga Asing, Koordinator Forum Keamanan Siber Gildas Deograt Ungkap Alasannya!

Oleh: Evan Reza Priha Agatha Rabu 14 Sep 2022, 17:24 WIB
tangkapan layar dari podcast Deddy Corbuzier saat Gildas Deograt menjelaskan soal hacker Bjorka

AYOJAKARTA.COM-– Hacker Bjorka selalu ramai diperbincangkan warganet, baik itu Facebook, Twitter, maupun Instagram.

Bjorka menjadi perbincangan atas aksinya membocorkan banyak data pribadi seperti NIK dan nomor telepon pribadi masyarakat Indonesia bahkan pejabat tinggi negara.

Namun setelah aksinya itu ramai, kini beredar kabar bahwa Bjorka bukanlah orang asing, melainkan berasal dari Indonesia sendiri.

Baca Juga: Rekomendasi 4 Anime Action yang Seru dan Menarik, Wajib Kalian Tonton!

Deddy Corbuzier ikut menanggapi perkara tersebut dengan mengundang Gildas Deograt selaku Koordinator Forum Keamanan Siber (Formasi).

Gildas saat ini membantu Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) serta Menteri Pertahanan.

Dilansir Ayojakarta.com melalui kanal YouTube Deddy Corbuzier dalam acara podcastnya membahas terkait hacker Bjorka yang tengah viral di tengah masyarakat Indonesia.

Gildas meyakini bahwa Bjorka bukanlah orang asing, melainkan orang Indonesia.

Ia pun menjelaskan bahwa motifnya bisa panjang lebar, bisa karena uang.

“Kalau niat sesungguhnya hanya dia dan Tuhan yang tahu, tetapi kalau untuk motif kita bisa diskusi panjang lebar, paling tidak motif keuangan,” ujarnya.

Baca Juga: Hacker Bjorka Diduga Beli Data dan Berasal dari Indonesia, Begini Penjelasan Gildas Deograt ke Deddy Corbuzier

“Tapi kemudian kalau kita lihat narasinya berkembang tidak hanya sekedar itu,” tambahnya.

Bisa jadi ia memiliki kepentingan tertentu, entah itu kepentingan politik atau hal yang lain.

Gildas pun mengungkapkan bahwa sebetulnya Bjorka bukanlah peretasnya, melainkan hanya menjual data melalui darkweb.

“Paling tidak untuk kasus yang 1,3 miliar data, dia juga beli dari orang lain, dan sudah ditelusuri” ujar Gildas.

Munculnya permasalahan ini, sudah cukup membuktikan bahwa sistem keamanan data penduduk Indonesia ini sangat lemah.

Baca Juga: Terungkap! Putri Candrawathi ‘Pinjam’ Beberapa Nama Ajudan Ferdy Sambo untuk Buka Rekening Baru Demi ...

“Skala satu sampai sepuluh, satu paling rendah, sepuluh paling tinggi, ya kita tiga lah udah pake doa, makanya bagus bangsa kita rajin-rajin berdoa,” ungkapnya.

Jika berkaca pada kasus tersebut, bisa dipastikan bahwa sistem keamanan negara ini masih sangat lemah, namun belum bisa dipastikan apakah ada data rahasia negara yang bocor atau tidak.***

 

Reporter Evan Reza Priha Agatha
Editor Kiki Dian Sunarwati