News

Kata Menkominfo Johnny G Plate Soal Data yang Diretas Hacker Bjorka

Oleh: Redaksi Senin 12 Sep 2022, 20:27 WIB
Kata Menkominfo Johnny G Plate Soal Data yang Diretas Hacker Bjorka

AYOJAKARTA.COM - Belakangan ini, nama Hacker Bjorka mendadak familiar di telinga.

Hal ini tak lepas dari aksinya yang meretas data pribadi orang-orang penting di Indonesia.

Termasuk Menkominfo Johnny G Plate dan deretan tokoh lainnya.

Lantas bagaimana tanggapan Menkominfo terkait aksi Hacker Bjorka ini?

Simak infonya dikutip AyoJakarta.com dari AyoIndonesia.com pada Senin (12/9/2022) dengan judul Menkominfo: Data yang Diretas Bjorka Hanya Data Umum.

Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), mengadakan rapat terbatas dengan kementerian terkait perihal kebocoran data yang terjadi belakangan ini.

Baca Juga: Bjorka Bocorkan Data Tito Karnavian, Kaitkan Dengan Sosok Ferdy Sambo. Kenapa?

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Johnny G Plate, mengatakan pembahasan dalam rapat terbatas tersebut antara lain adalah peretasan data yang dibuat oleh hacker bernama Bjorka.

Johnny menyatakan data yang berhasil diretas adalah data-data yang bersifat umum, bukan data yang sangat spesifik dan terupdate.

“Setelah ditelaah sementara adalah data-data yang sifatnya umum, bukan data-data yang spesifik, ataupun data yang terupdate,” ucapnya melansir dari kanal YouTube Sekretariat Presiden, Senin 12 September 2022.

Ia juga menyampaikan akan berkoordinasi dengan kementerian terkait, Polri, dan BIN untuk mencari tahu lebih dalam mengenai kasus tersebut.

Baca Juga: Apakah Bjorka Hacker Palsu? IT Security: Data yang Bocor Tidak Valid, Banyak Duplikasi!

Lebih lanjut, Johnny menyebut akan membuat tim khusus emergency response team yang bertujuan untuk mengelola dan menjaga data saat ini untuk membuat publik kembali percaya.

“Jadi akan ada emergency response team dari BSSN, Kominfo, Polri, dan BIN untuk melakukan asesmen-asesmen berikutnya,” ungkapnya.

Johnny pun memohon kepada awak media jangan sampai memberitakan sesuatu yang membuat kebingungan pada masyarakat.

Ia mengajak untuk bersama-sama bergotong royong membangun kekuatan nasional untuk menghadapi bahaya dan ancaman terutama di ruang digital.

“Bahaya dalam ruang digital bentuknya adalah tindakan kriminal digital, ini yang harus kita jaga bersama-sama,” ucapnya.

Bagi yang tidak mengetahui siapa itu Bjorka, ia adalah peretas yang mengaku membobol data-data pribadi yang diduga bersifat sensitif milik Indonesia.

Bjorka aktif di media sosial Twitter, sampai saat ini, sudah tiga akun Bjorka yang terkena suspend oleh media sosial tersebut.***(Agung Budiman/AyoIndonesia.com)

Reporter Redaksi
Editor Fathul Amanah