AYOJAKARTA.COM - Rekonstruksi pembunuhan Brigadir J telah dilakukan beberapa waktu lalu.
Dalam rekonstruksi tersebut, ada 78 adegan yang diperagakan oleh para tersangka.
Termasuk adegan saat Putri Candrawathi dan Kuat Maruf berada dalam kamar dan berdialog.
Lantas apa isi pembicaraan kedua tersangka tersebut?
Simak info lengkapnya dikutip AyoJakarta.com dari AyoBandung pada Rabu (7/9/2022) dengan judul Dialog Putri Candrawati dan Kuat Maruf Tersebar, ‘Jangan Ribut’ saat Berdua di Kamar dan Terekam Video.
Salah satu adegan Putri Candrawati dan Kuat Maruf yang ada dalam rekonstruksi adalah ketika Kuat dan Putri berada di kamar.
Baca Juga: Putri Candrawathi dan Kuat Maruf Terbukti Selingkuh? Polisi Ungkap Fakta Mengejutkan Ini
Total, dalam rekonstruksi itu ada 78 adegan, yang salah satu di antaranya menampilkan Putri Candrawati, istri Ferdy Sambo dan ART-nya, Kuwat Maruf yang sebelumnya dikaitkan selingkuh dengan Putri.
Dalam adegan tersebut terdapat dialog antara Om Kuat Ma ruf dan Putri Candrawati, "Jangan ribut" dan sebut nama seseorang.
Seperti ditayangkan dalam YouTube Polri TV, ada Putri Candrawathi yang tengah berbaring di kamar di rumahnya di Magelang.
Adapun Kuat Ma'ruf sama juga sedang ada di kamarnya. Dia duduk di samping Putri dan mendengarkannya.
Setelah itu, Brigadir J masuk ke kamar Putri atau Istri Ferdy Sambo itu.
Lalu, apa dialog Putri Candrawati dan Kuat Maruf ketika adegan di kamar itu dilakukan?
Percapakan antara Putri dan Kuat akhirnya disampaikan kepada publik.
Isi dialog tersebut diungkapkan oleh Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik.
Penuturan itu berdasarkan apa yang dilihat dan didengarnya dalam rekonstruksi itu.
Damanik menyampaikan bahwa adegan Putri Candrawati tengah di ranjang dan Om Kuat duduk di sampingnya, merupakan salah satu adegan reka ulang yang ada di rumah Ferdy Sambo, di Magelang.
Di luar adegan tersebut, ada beberapa adegan yang tidak ditampilkan.
Adegan yang tidak dilakukan itu sudah disepakati oleh Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi.
Dalam adegan di kamar itu, Putri bilang kepada Kuat Maruf agar jangan ribut-ribut.
Yang dikatakannya apakah menyebutkan nama orang lain?
"Jangan ribut-ribut, selesaikan saja dengan baik-baik," ujar Ahmad Taufan Damanik.
Sementara itu, Ahmad Taufan juga menyebutkan adegan yang tidak ditampilkan.
Baca Juga: Susi Menangis saat Melihat Putri Candrawati dan Kuat Maruf, LPSK Ungkap Penyebabnya
Reka ulang itu soal terjatuhnya Putri Candrawathi di kamar mandi.
Tidak jelas mengapa hal itu tidak dilakukan.
Namun, Damanik hanya menyampaikan, "Persitiwa itu memang tidak direkonstruksi."
Lalu, apa peran besar Kuat Maruf sehingga dirinya jadi tersangka?
Lelaki yang kurang lebih berusia 50 tahun itu dikabarkan memiliki keistimewaan di mata keluarga Ferdy Sambo.
Hal itu dikabarkan menjadi alasan mengapa Kuwat Maruf yang seorang ART dan sopir bisa masuk ke kamar Putri Candrawati.
Hingga kini, sosok lebih dalam soal Kuat Maruf, sopir Putri Candrawati pun belum terungkap, beserta apa peran besarnya dalam kasus tersebut.***(M.Naufal Hafizh/AyoBandung.com)