AYOJAKARTA.COM - Penetapan status tersangka oleh KPK terhadap Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto, kecil kemungkinan tidak memiliki latar belakang persoalan politik.
Sikap kritis Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto selama musim Pilkada Serentak, serta pemecatan keanggotaan kader partai terhadap Joko Widodo ditengarai sebagai irisan persoalan.
Karena itu, penetapan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto sebagai tersangka oleh KPK merupakan bentuk distraksi untuk mengganggu konsentrasi Presiden Prabowo Subianto.
Akibat kasus Hasto, upaya pemerintah melakukan pertahanan di sektor perekonomian guna menghadapi geopolitik yang terus berkonflik mengalami sedikit kendala.
Baca Juga: iPhone 16 Series Siap Masuk Indonesia Januari 2025, Ini Daftar Harganya yang Bikin Konsumen Lega
Dalam menghadapi situasi dunia yang terus bergejolak dan diprediksi akan merambat ke Indonesia, kestabilan politik dalam negeri merupakan suatu keharusan.
Sehingga, tidak mengherankan jika persoalan hukum antara Sekjen PDIP dengan KPK diyakini banyak orang sebagai riak politik yang dapat berdampak merusak kedaulatan.
Sebagai lembaga anti rasuah yang baru mengalami peremajaan, KPK memiliki daftar persoalan dengan nilai kerugian negara yang jauh lebih besar.
Menjadikan kasus Harun Masiku untuk menjegal langkah Sekjen PDIP, tentu saja bisa membuat stabilitas dalam negeri mengalami distraksi.
Analisa terkait muatan perseteruan antara Sekjen PDIP dengan KPK tersebut, merupakan tanggapan dari Pengamat Militer Connie Rahakundini Bakrie.
Disampaikan melalui sambungan video, Guru Besar di salah satu Universitas Tertua di Dunia ini menilai kasus Sekjen PDIP dapat menjadi Pandora bagi bagsa Indonesia.
Berdasar pada dokumen penting yang sempat dititipkan Sekjen PDIP dan sejumlah Petinggi Militer di Indonesia kepadanya, Connie kemudian memproyeksikan dampaknya.
Membuka dokumen penting yang dicurigai berisi sejumlah skandal pejabat negara di Indonesia ke publik, menurut Connie sangat beresiko.
Selain karena dapat berpengaruh pada pemerintahan Presiden Prabowo yang saat ini sibuk memperkuat pertahanan, juga bagi keamanan masyarakat umum.
“Semua ini yang akan membuat Pak Prabowo jadi pusing, dia pulang mendadak kemarin, tugas negara terganggu hanya karena ulah Adik-Beradik Bapak-Beranak ini,” ungkapnya dikutip dari kanal YouTube Abraham Samad SPEAK UP, Rabu (1/1/2025).
Dampak situasi geopolitik yang berpotensi mengganggu stabilitas politik di Indonesia, menurut Connie perlu lebih menjadi perhatian.
Batas-batas antara negara yang semakin samar karena berlakunya berbagai kebijakan di dunia, menurut Connie merupakan PR penting pemerintah.
Baca Juga: iPhone 16 Kanapa Gagal Rilis Januari 2025 di Indonesia? Ternyata Ini Alasannya
Kekuatan lokal domestik dari Pemimpin Parpol, Komunitas Bisnis, Masyarakat Sipil memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga kedaulatan bangsa.
Status hukum Sekjen PDIP sebagai tersangka KPK yang ditengarai kental bermuatan politik, dapat mengganggu semua proses penting itu.
“Saya baru bicara dengan Mas Hasto dan banyak Petinggi, dia akan balas dan ini akan hancur-hancuran!” tegas Connie di kanal Abraham Samad Speak Up. ***