News

Terungkap Saat Rekonstruksi, Inilah Peran Putri Candrawathi dalam Pembunuhan Brigadir J

Oleh: Redaksi Selasa 30 Agu 2022, 14:44 WIB
Terungkap Saat Rekonstruksi, Inilah Peran Putri Candrawathi dalam Pembunuhan Brigadir J

AYOJAKARTA.COM - Update rekonstruksi Pembunuhan Brigadir J dapat disimak di artikel ini.

Untuk diketahui, rekonstruksi pembunuhan Brigadir J dilakukan hari ini Selasa (30/8/2022).

Dalam rekonstruksi hari ini, terungkap peran Putri Candrawathi dalam pembunuhan Brigadir J.

Lantas apa saja peran Putri Candrawathi dalam pembunuhan Brigadir J?

Simak informasi lengkapnya dikutip AyoJakarta.com dari AyoSemarang.com pada Selasa (30/8/2022) dengan judul Jalani Rekonstruksi, 3 Peran Putri Candrawathi Dalam Pembunuhan Brigadir J.

Putri Candrawathi memperagakan sejumlah adegan dalam rekonstruksi pembunuhan Brigadir J.

Baca Juga: Inilah Penampilan Ferdy Sambo Pakai Baju Tahanan Saat Rekonstruksi Pembunuhan Brigadir J

Diketahui, Putri Candrawathi menjadi salah satu tersangka yang dihahdirkan langsung dalam rekonstruksi pembunuhan Brigadir J.

Selain Putri, dalam rekonstruksi tersebut juga dihadiri tersangka lainnya yakni Ferdy Sambo, Bharada E, Bripka RR, dan KM.

Bahkan, Ferdy Sambo dan Bharada E alias Eliezer akan dipertemukan secara langsung.

Kelima tersangka tersebut akan menunjukkan adegan dari perannya masing-masing saat pembunuhan berencana terhadap Brigadir J atau Brigadir Yosua.

Diberitakan sebelumnya, Bareskrim Polri sudah mengungkapkan peran yang dilakukan Putri Candrawathi yang merupakan istri Ferdy Sambo dalam eksekusi Brigadir J di rumah Duren Tiga.

Baca Juga: Update Rekonstruksi Pembunuhan Brigadir J, Ada 78 Adegan Diperagakan Ferdy Sambo Cs

Kabareskrim Komjen Agus Andrianto membeberkan setidaknya ada tiga peran Putri dalam kasus tersebut.

1. Terlibat Skenario Pembunuhan

Sepulang dari Magelang, sebelum perbuatan pembunuhan dijalankan, Sambo mengadakan rapat perencanaan di rumah pribadinya di Jl Saguling III lantai tiga.

Dalam rapat pembunuhan itu, Putri Candrawathi ikut terlibat. Dia ikut skenario suaminya.

"Mengikuti skenario yang dibangun oleh FS (Ferdy Sambo)," ujar Agus Andrianto kepada wartawan, Sabtu 20 Agustus 2022.

Putri juga disebut Agus mengajak Bharada E, Bripka Ricky, Kuat Ma'ruf, dan Brigadir Yosua ke rumah dinas Ferdy Sambo, di Kompleks Polri Duren Tiga, tempat yang akhirnya menjadi lokasi pembunuhan Yosua.

"Mengajak berangkat ke Duren Tiga bersama RE, RR, KM, almarhum J," lanjutnya.

2. Tawarkan Uang

Dalam pembunuhan berencana ini, Ferdy Sambo (FS) menjanjikan uang Rp 1 miliar kepada Bharada E setelah menembak Yosua.

Sedangkan kepada Kuat dan Bripka RR, yang berperan membantu pembunuhan berencana terhadap Yosua dijanjikan Rp 500 juta.

"Bersama FS saat menjanjikan uang kepada RE, RR, dan KM," tutur Agus Andrianto.

Baca Juga: Dilarang Lihat Rekonstruksi Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak Bakal Lapor Presiden, DPR, dan Menkopolhukam

3. Laporan Palsu Pelecehan

Pada awal kasus, muncul keterangan polisi bahwa Putri Candrawathi dilecehkan oleh Yosua di Duren Tiga.

Isu pelecehan itu sempat disebut-sebut menjadi pemicu peristiwa baku tembak yang akhirnya menewaskan Yosua.

Pihak Putri Candrawathi juga melaporkan dugaan pelecehan seksual ke polisi.

Ternyata laporan tersebut merupakan laporan palsu. Cerita soal pelecehan seksual di Duren Tiga hanyalah upaya pihak Sambo dalam menghalang-halangi penyidikan, termasuk pula cerita soal 'baku tembak'.

"Saya jelaskan bahwa kita tahu bersama bahwa dua perkara ini sebelumnya statusnya sudah naik sidik, ya. Kemudian berjalan waktu, kasus yang dilaporkan dengan korban Brigadir Yoshua terkait pembunuhan berencana ternyata ini menjawab dua LP tersebut," tutur Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian Djajadi di Markas Besar Polri, Jumat 12 Agustus 2022.***Adib Auliawan Herlambang (AyoSemarang.com)

Reporter Redaksi
Editor Fathul Amanah