AYOJAKARTA.COM - Berikut ini adalah ulasan enam bahasa isyarat kucing yang perlu diketahui oleh manusia.
Sebab, bahasa isyarat kucing ini bisa mempertandakan sesuatu.
Lantas bahasa isyarat kucing apa yang harus kita pahami?
Baca Juga: Link Pendaftaran Sterilisasi Gratis Kucing Lokal 19-21 Juli di Jakarta, Klik Ini!
Simak ulasan lengkapnya pada artikel di bawah ini yang dilansir AyoJakarta.com dari kanal YouTube X SCIENCE, Rabu (27/7/2022):
Beberapa orang memang punya peliharaan kucing di rumah dan memahami jika hewan kesayangan Nabi Muhammad SAW itu bertingkah unik.
Namun siapa sangka, setiap tinggah unik dari kucing itu punya arti tertentu loh.
Baca Juga: Ikuti Sterilisasi Gratis Kucing Lokal 19-21 Juli di Jakarta, Cek Persyaratan Berikut !
Bahkan, tak semua pecinta atau pemelihara kucing mengerti apa yang diisyaratkan oleh kucing peliharaannya.
Biasanya, tingkah unik dari kucing ini bisa sebagai tanda dia mengucapkan sesuatu dengan bahasa isyarat.
Berikut enam bahsa isyarat kucing yang perlu diketahui:
Baca Juga: 5 Hal yang Harus Kamu Perhatikan Jika Ingin Pelihara Kucing Liar
1. Menggeram dan mendesis
Jika kucing menggeram dan mendesis itu adalah isyarat kucing sedang ketakutan.
Biasanya jika kucing menggeram dan mendesis disertai bulu yang berdiri, menandakan dia sedang waspada terhadap bahaya disekitarnya.
Baca Juga: Cek 7 Fakta Unik Kucing Ini Jika Anda Memang Pencinta Kucing
Desisan kucing itu merupakan cara menakuti musuhnya agar tidak mendekatinya.
2. Mengeong keras dengan nada tinggi
Kucing yang biasanya mengeong dengan keras dia merasa tidak puas atau tengah membutuhkan sesuatu.
Baca Juga: Tes Kepribadian: Ungkap Sifat Aslimu dari Pilihan Kucing Favorit
Perilaku ini biasanya menandakan jika kucing lapar sehingga meminta makanan atau cemilan.
Mengeong keras juga menjadi tanda kucing bosan dan minta dikeluarkan dari rumah.
Kucing yang mengeong keras dengan pandangan mata tajam adalah isyarat sedang meminta pertolongan.
Baca Juga: Tes Kepribadian : Ketahui Sifat Aslimu dari Pilihan Kucing Favorit
Bisa jadi kucing itu kesakitan di bagian tubuh dan memintamu untuk memeriksa.
3. Dengkuran halus
Pasti tak asing bagi kalian yang punya peliharaan kucing jika dia sering mendengkur saat sedang istirahat atau tidur.
Baca Juga: Urusan Kisruh Rumah Singgah Kucing CLOW sampai ke Polisi
Dengkuran halus itu memang usdah menjadi kebiasaan kucing sejak bayi.
Bisa diartikan dengkuran halus itu adalah isyarat natural yang paling sering dikeluarkan oleh kucing.
Dengkuran ini akan keluar saat kucing merasa tenang, bahagia, tidak merasa terancam dan berterima kasih.
Baca Juga: Saksi Ungkap Fakta Terbaru Emak-emak yang Viral Aniaya dan Memasak Kucing
Menurut penelitian, kucing juga mengeluarkan dengkuran untuk membuat mereka merasa tenang dan mengurangi rasa sakit.
Oleh sebab itu, kucing mengeluarkan dengkuran saat melahirkan.
4. Mengeong lirih dengan dengkuran halus
Baca Juga: Emak-emak di Jakarta Viral Memasak Kucing Untuk Dijadikan Obat Asma
Kucing rumahan juga sering mengeong lirih dengan dengkuran halus.
Perilaku ini juga kadang disertai gesekan kepala dan tubuhnya ke kaki dan tangan pemiliknya.
Maksud dari kucing yaitu ingin diberi makan, digendong dan dielus oleh pemiliknya.
Baca Juga: Viral Emak-emak di Jakarta Aniaya dan Memasak Kucing, Polisi Turun Tangan
5. Mengendus
Seperti diketahui, kucing merupakan makhluk yang sering penasaran dengan lingkungan sekitar.
Mengendus menjadi cara kucing untuk mengenali hal-hal baru disekitanya.
Baca Juga: Bukan Si Oren, Kucing Ini Ditangkap Polisi Karena Jadi Kurir Narkoba
Namun saat mereka mendekatimu dan mulai mengendus wajahmu itu tandanya mereka merasa aman.
Aroma dari si pemilik adalah aroma yang membuat kucing merasa aman.
6. Mengeong singkat dan lirih
Baca Juga: KSPI Gelar Aksi, Kecam Baleg Rapat Kucing-kucingan Bahas RUU Cipta Kerja
Kucing kadang juga mengeong pendek dengan nada yang halus sembari mendekati si pemilik.
Perilaku ini sebagai bentuk sapaan kucing yang ditunjukkan kepada tuannya.
Perlu diketahui, kucing hanya mengeluarkan sapaan ini kepada orang yang sudah dikenal atau orang asing yang membuatnya tidak merasa terancam.***