News

Jadi Penyebab Menpan RB Tjahjo Kumolo Meninggal Dunia, Kenali Gejala dan Cara Mencegah Infeksi Paru-paru

Oleh: Redaksi Jumat 01 Jul 2022, 12:54 WIB
Menpan RB Tjahjo Kumolo meninggal dunia.

AYOJAKARTA.COM - Menteri PAN RB Tjahjo Kumolo meninggal dunia pada hari ini Jumat, (1/7/2022).

Tjahjo Kumolo meninggal dunia di RS Abdi Waluyo, Jakarta Pusat, setelah berjuang melawan penyakitnya yakni infeksi paru-paru.

Sebelum Tjahjo Kumolo meninggal dunia, ia sempat mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit sejak dua minggu terakhir.

Baca Juga: Menteri PAN RB Tjahjo Kumolo Meninggal Dunia di RS Abdi Waluyo Jakarta

Bahkan, kondisinya sempat membaik beberapa waktu lalu sebelum akhirnya tutup usia, seperti dilansir AyoJakarta.com dari suara.com.

Dilansir dari Healthlifne, infeksi paru-paru dapat disebabkan oleh virus, bakteri, dan terkadang bahkan jamur.

Salah satu jenis infeksi paru-paru yang paling umum disebut pneumonia. Pneumonia, yang mempengaruhi kantung udara kecil di paru-paru, paling sering disebabkan oleh bakteri menular, tetapi juga bisa disebabkan oleh virus.

Baca Juga: Sopir, Aspri dan Menantu Tjahjo Kumolo Positif Covid-19

Seseorang menjadi terinfeksi dengan menghirup bakteri atau virus setelah orang yang terinfeksi di dekatnya bersin atau batuk.

Tidak semua infeksi paru-paru dapat dicegah, tetapi Anda dapat meminimalkan risiko dengan tips berikut:

- cuci tangan secara teratur
- hindari menyentuh wajah atau mulut Anda
- hindari berbagi peralatan, makanan, atau minuman dengan orang lain
- hindari berada di tempat ramai yang mudah menularkan virus
- jangan merokok tembakau
- mendapatkan suntikan flu setiap tahun untuk mencegah infeksi influenza

Baca Juga: Tak Kunjung Diangkat PNS, Guru Honorer Gugat Tjahjo Kumolo Hingga Anies Baswedan

Bagi mereka yang berisiko lebih besar, cara terbaik untuk mencegah pneumonia bakteri dari jenis bakteri yang paling umum adalah dengan salah satu dari dua vaksin:

- Vaksin konjugasi pneumokokus PCV13
- Vaksin polisakarida pneumokokus PPSV23

Baca Juga: Tjahjo Kumolo Yakin Penyusunan Anggaran Pilkada Serentak 2020 Selesai Tepat Waktu

Vaksin ini direkomendasikan untuk:

- bayi
- orang tua
- orang yang merokok
- mereka yang memiliki kondisi kesehatan kronis

Baca Juga: Tjahjo Kumolo Yakin Penyusunan Anggaran Pilkada Serentak 2020 Selesai Tepat Waktu

Pneumonia bakterial itu sendiri tidak menular, tetapi infeksi yang menyebabkan pneumonia bakterial bersifat menular. Dapat menyebar melalui batuk, bersin, dan kontaminasi pada benda. Mempraktikkan kebersihan yang baik dapat membantu mencegah penyebaran pneumonia atau risiko tertular.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) juga merekomendasikan vaksin pneumonia untuk bayi, anak kecil, dan orang dewasa berusia 65 tahun ke atas.

Reporter Redaksi
Editor Desi Kris