AYOJAKARTA.COM - Mantan Menko Polhukam Mahfud MD belum lama ini Kembali membuat geger publik.
Bagaimana tidak, Mahfud MD dengan berani secara terang-terangan membuka 'busuknya' Mahkaham Agung (MA).
Dikutip dari kanal YouTube Deddy Corbuzier, Rabu (13/11/2024), awalnya Mahfud MD menyebut jika hukum di Indonesia bisa diperjual belikan.
Khususnya di Mahkamah Agung, hingga disebut sebagai sarang mafia.
Mahfud MD mengatakan jika korupsi banyak terjadi di kota-kota besar.
"Itu sebabnya orang mengatakan sarang mafia itu ada di Mahkamah Agung, itu semua orang mengatakan itu. Kalau enggak percaya datang saja ke Mahkamah Agung," ujar Mahfud.
Bahkan mengejutkannya, Mahfud mengungkap jika di MA ada lift khusus yang digunakan untuk pertemuan orang-orang tertentu.
Ia juga mengatakan jika satpam di MA sudah mengetahui hal tersebut.
Baca Juga: itel Buatan Negara Mana? Ini Spek HP Buatan Terbarunya S25 Ultra
"Sampai di tukang parkir sudah tahu perkara nomor berapa datang ke sini, ke lobby nanti ditanya lagi, perkara nomer sekian," ungkapnya.
Mengenai lift khusus yang ada di MA, Mahfud mengatakan dirinya mendapat laporan langsung dari orang Komisi Yudisial (KY).
"Di MA itu ada lift khusus yang disebut lift Kompi A, ini yang datang ke situ adalah orang tertentu yang sudah punya janji dengan pejabat di atas," cerita Mahfud.
"Ini ada lift khusus mungkin milik ketua atau siapa tapi ada orang tertentu yang bisa masuk nanti di atas situ cincai," tambahnya.
Lebih lanjut, Mahfud mengatakan jika seseorang yang diduga mengatur lift Kompi A itu kini sudah masuk penjara.
Kini, lift Kompi A tersebut sudah tidak berfungsi, karena sudah tidak ada yang mengatur.
Namun, beberapa orang yang terlibat masih bekerja di MA dan Sebagian lagi sudah dipindahkan.
Baca Juga: Kabar Gembira! PKH Tahap 6 Cair Berkali Lipat di Akhir Tahun 2024, Simak Kategori Penerimanya!
Menurut Mahfud, jika akan membongkar kasus ini akan merembet ke mana-mana karena banyak orang yang terlibat.
"Ya bubar negara, oleh sebab itu kita mungkin gak usah buka kotak pandora," terang Mahfud lagi.***