News

Nggak Sulit! Berikut Trik Menjawab Soal Pola Kalimat yang Muncul di TWK SKD CPNS

Oleh: Lilia Sari Senin 28 Okt 2024, 13:11 WIB
Banyak materi yang diujikan dalam tes wawasan kebangsaan (TWK) pada seleksi kompetensi dasar (SKD) CPNS, salah satunya adalah pola kalimat.

AYOJAKARTA.COM — Banyak materi yang diujikan dalam tes wawasan kebangsaan (TWK) pada seleksi kompetensi dasar (SKD) CPNS, salah satunya adalah pola kalimat.

Pola kalimat sering kali muncul dalam soal TWK SKD CPNS, namun banyak peserta yang masih mengalami kesulitan dalam memahaminya.

Pola kalimat merupakan materi yang umumnya telah dipelajari sejak di bangku sekolah.

Berikut trik menjawab soal pola kalimat yang sering muncul dalam TWK, dikutip dari akun Instagram @studicpns.id.

Baca Juga: Yakin Lolos Tes SKD CPNS 2024 di Kejaksaan Agung? Ini Bocoran Tes SKB untuk Formasi SLTA yang Wajib Peserta Tahu

Unsur kalimat:

  1. Subjek (S)
  2. Predikat (P)
  3. Objek (O)
  4. Pelengkap (Pel)
  5. Keterangan (Ket)

Kalimat bahasa Indonesia minimal harus memiliki subjek dan predikat. Unsur lain seperti objek, pelengkap, dan keterangan bersifat opsional, tergantung pada pola kalimat.

Baca Juga: Auto Lolos Passing Grade! Ini 5 Tips Memaksimalkan Nilai TIU Dalam Tes SKD CPNS 2024

Contoh pola kalimat dasar:

Perbedaan objek dan pelengkap:

  • Objek berada setelah predikat dan bisa berupa kata benda yang melengkapi kalimat, seperti pada kalimat Pak Guru membacakan Pancasila (S-P-O).
  • Pelengkap, yang sering berada setelah predikat, melengkapi kalimat dan biasanya mengikuti kata kerja tertentu, seperti pada UUD 1945 berlandaskan Pancasila (S-P-Pel).

Dengan memahami struktur dasar ini, peserta akan lebih mudah mengidentifikasi pola kalimat dalam soal TWK SKD CPNS.***

Reporter Lilia Sari
Editor Tedi Rukmana