AYOJAKARTA.COM — Banyak materi yang diujikan dalam tes wawasan kebangsaan (TWK) pada seleksi kompetensi dasar (SKD) CPNS, salah satunya adalah pola kalimat.
Pola kalimat sering kali muncul dalam soal TWK SKD CPNS, namun banyak peserta yang masih mengalami kesulitan dalam memahaminya.
Pola kalimat merupakan materi yang umumnya telah dipelajari sejak di bangku sekolah.
Berikut trik menjawab soal pola kalimat yang sering muncul dalam TWK, dikutip dari akun Instagram @studicpns.id.
Unsur kalimat:
- Subjek (S)
- Predikat (P)
- Objek (O)
- Pelengkap (Pel)
- Keterangan (Ket)
Kalimat bahasa Indonesia minimal harus memiliki subjek dan predikat. Unsur lain seperti objek, pelengkap, dan keterangan bersifat opsional, tergantung pada pola kalimat.
Baca Juga: Auto Lolos Passing Grade! Ini 5 Tips Memaksimalkan Nilai TIU Dalam Tes SKD CPNS 2024
Contoh pola kalimat dasar:
- S + P: Ibu memasak.
- S + P + O: Ibu memasak nasi goreng.
- S + P + Pel: Sally berbicara bahasa Inggris.
- S + P + K: Sally pergi ke sekolah.
- S + P + O + K: Sally membaca buku di perpustakaan.
- S + P + O + Pel: Sally menanyakan adiknya bahasa Inggris.
- S + P + Pel + Ket: Sally bermain air kemarin.
- S + P + O + Pel + Ket: Sally menanyakan adiknya bahasa Inggris kemarin.
- Baca Juga: Pasti Keluar di TIU! Ini Strategi Jitu Mengerjakan Soal Figural dan Figural 9 Kotak yang Sering Muncul dalam SKD CPNS 2024
Perbedaan objek dan pelengkap:
- Objek berada setelah predikat dan bisa berupa kata benda yang melengkapi kalimat, seperti pada kalimat Pak Guru membacakan Pancasila (S-P-O).
- Pelengkap, yang sering berada setelah predikat, melengkapi kalimat dan biasanya mengikuti kata kerja tertentu, seperti pada UUD 1945 berlandaskan Pancasila (S-P-Pel).
Dengan memahami struktur dasar ini, peserta akan lebih mudah mengidentifikasi pola kalimat dalam soal TWK SKD CPNS.***