News

Rano Karno Blusukan ke Pasar, Cek Harga Bahan Pokok hingga Janji Revitalisasi: Tinggal Kita Cari Lahannya

Oleh: Nisrina Harum Lestari Selasa 22 Okt 2024, 08:02 WIB
Rano Karno

AYOJAKARTA.COM – Calon Wakil Gubernur Nomor Urut 3, Rano Karno belum lama ini blusukan ke Pasar Jangkrik, Matraman, Jakarta Timur.

Dalam kunjungannya, ia menyempatkan diri untuk mengecek harga bahan pokok di Pasar Jangkrik.

Selain itu, Rano Karno juga melihat situasi terkini Pasar Jangkrik dan berencana untuk melakukan revitalisasi.

Rano Karno mengatakan dirinya memang sudah lama mengetahui Pasar Jangkrik.

Baca Juga: Perbandingan Dua Ponsel Terbaru dan Canggih Xiaomi 14T vs Vivo X200, Mana yang Lebih Unggul?

Namun, menurutnya agak sulit untuk melakukan revitalisasi karena lokasi pasar tersebut berada di jalanan.

Sementara, dibutuhkan lahan yang cukup luas untuk membangun gedung pasar tersebut.

Untuk diketahui, kondisi Pasar Jangkrik cukup kecil karena hanya merupakan lapak pedagang di sisi kiri dan kanan Jalan Pisangan Baru Tengah.

“Saya tahu ini Pasar Jangkrik sudah lama ya, sudah lama gitu. Memang kalau kita lihat, kalau kita mau misalnya revitalisasi agak sulit lahannya nih. Ini kan boleh dibilang di jalan, dia tidak ada lahan yang di dalam,” kata Rano dikutip dari kanal YouTube TV One News, Selasa (22/10/2024).

Rano mengungkapkan pihaknya membuka program bernama Jaring Asmara, yaitu jaringan aspirasi masyarakat.

Melalui program tersebut, masyarakat bisa menyampaikan berbagai aspirasi atau hal-hal yang dibutuhkan warga.

Termasuk juga jika masyarakat meminta agar Pasar Jangkrik dilakukan revitalisasi.

Sosok yang akrab disapa Bang Doel itu menyebut suatu saat Pasar Jangkrik akan sangat dibutuhkan.

Oleh karena itu, ia berjanji akan merevitalisasi Pasar Jangkrik jika dirinya bersama Pramono Anung menang di Pilgub Jakarta 2024.

Baca Juga: Dari Harga Murah hingga Flagship, Ini Daftar HP Keluaran Xiaomi Terbaru Oktober 2024

Nantinya, ia akan mencari lahan untuk membangun pasar tersebut, sehingga para pedagang tidak lagi berjualan di jalanan.

“Tapi memang suatu saat pasar ini sangat dipentingkan. Itulah kenapa kita makanya buka Jaring Asmara, yaitu jaringan untuk aspirasi masyarakat supaya kita paham nih kalau memang wilayah ini misalnya bang kita butuh pasar yang permanen, insyaallah kita bisa bikinin tinggal kita cari lahannya di sekitar sini ada atau tidak,” tutupnya.***

Reporter Nisrina Harum Lestari
Editor Jinan Vania Barizky