AYOJAKARTA.COM — Komunitas Kejar Mimpi, adalah sebuah gerakan sosial yang diinisiasi oleh CIMB Niaga, berkomitmen untuk membentuk generasi muda Indonesia yang positif. Dengan fokus pada pengembangan diri dan motivasi, komunitas ini bertujuan untuk menanamkan nilai hidup yang dapat memberikan kontribusi bagi kemajuan bangsa.
Sebagai perpanjangan dari brand promise CIMB Niaga yang bernama “Forward”, Komunitas KejarMimpi berupaya mendukung masyarakat dalam berbagai aspek kehidupan, mendorong mereka untuk terus maju dalam mencapai mimpi dan keinginan masing-masing.
Muhamad Firdaus Andjar, Head of Marketing, Brand & Customer Experience CIMB Niaga mengatakan sejak didirikan pada tahun 2017, komunitas ini telah mengalami pertumbuhan yang signifikan. Diawali dengan hanya lima komunitas, kini KejarMimpi telah berkembang menjadi 35 komunitas yang aktif di 35 kota di Indonesia.
“Niat awal kami adalah menginspirasi masyarakat, terutama anak-anak muda, untuk membantu mereka mengejar mimpi. Meskipun mengalami tantangan selama pandemi, kami terus berupaya meningkatkan kolaborasi dan dukungan,” tambah Firdaus.
Anggota Komunitas Kejar Mimpi berasal dari berbagai latar belakang profesi. Namun, untuk bergabung, mereka harus melalui proses seleksi yang ketat untuk memastikan bahwa semua anggota memiliki visi dan misi yang sejalan. Hal ini menunjukkan komitmen komunitas dalam menjaga kualitas dan tujuan bersama.
Dengan beragam kegiatan yang diadakan, Komunitas Kejar Mimpi terus berupaya menciptakan dampak positif bagi masyarakat, mendukung generasi muda untuk tumbuh dan berkembang menjadi individu yang berdaya dan berkontribusi bagi Indonesia.
Ada banyak kegiatan positif dan gerakan sosial yang digelar oleh komunitas kejar mimpi dan saat ini CIMB Niaga bersama komunitas kejar mimpi akan mengadakan Kejar Mimpi Goes To School. Mengusung tema Generasi Tumbuh Sehat, Kejar Mimpi Goes To School akan digelar serentak di 35 sekolah yang tersebar di berbagai kota di Indonesia pada Sabtu, 26 Oktober 2024.
Program ini menghadirkan beragam kegiatan untuk mengedukasi siswa, guru, dan orang tua tentang literasi keuangan. Selain itu juga membahas tentang pentingnya gizi yang seimbang dalam mendukung tumbuh kembang siswa.
Program Kejar Mimpi Goes To School ini merupakan wujud kepedulian dan dukungan CIMB Niaga untuk membantu memajukan pendidikan dan kesejahteraan generasi muda di Indonesia. Dengan mengusung tema Generasi Tumbuh Sehat, program ini menghadirkan beragam kegiatan untuk mengedukasi siswa, guru, dan orang tua tentang literasi keuangan dan membahas pentingnya gizi yang seimbang dalam mendukung tumbuh kembang siswa.
Direktur Compliance, Corporate Affairs & Legal CIMB Niaga Fransiska Oei menyatakan, CIMB Niaga memiliki perhatian besar terhadap tumbuh kembang yang sehat bagi generasi muda, di mana
salah satunya adalah masalah stunting yang juga berdampak pada perkembangan kognitif dan kinerja Jangka panjang akibat perkembangan otak yang tidak optimal.
Dukungan CIMB Niaga terhadap pencegahan stunting diwujudkan melalui kerja sama strategis dengan United Nations Children's Fund (UNICEF). Program yang berlangsung hingga 2026 ini difokuskan di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) yang merupakan provinsi dengan prevalensi stunting tertinggi di Indonesia.
“Tidak hanya di NTT, CIMB Niaga juga senantiasa membantu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap masalah gizi buruk dan stunting di berbagai provinsi lainnya. Karena itu, di Bulan Sumpah Pemuda ini, kami didukung relawan Komunitas Kejar Mimpi hadir ke 35 sekolah untuk ambil bagian dalam mencegah stunting, sekaligus memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat,” kata Fransiska dalam Press Conference Kejar Mimpi Goes To School di Jakarta, Senin (21/10/2024).
Program ini meliputi Fun Storytelling untuk memberikan pemahaman kepada para siswa tentang Generasi Tumbuh Sehat dan pencegahan stunting, Fun Financial Literacy, aktivitas mewarnai “Isi Piringku”, menuliskan harapan di Pohon Mimpi, donasi fasilitas sekolah, Program Sejuta Buku, serta mural motivasi Kejar Mimpi. Juga dilaksanakan kegiatan demo memasak dan kelas tentang Peran Orang Tua dalam Mencegah Anak Stunting bersama ahli gizi.***