AYOJAKARTA.COM - Pemerintah melalui Menko Perekonomian Airlangga Hartarto akan menyiapkan anggaran sebesar Rp4 triliun.
Anggaran tersebut akan digunakan untuk memperbaiki sekitar 1.800 perlintasan kereta api di berbagai daerah.
Langkah ini diambil sebagai upaya menekan angka kecelakaan yang masih kerap terjadi di perlintasan kereta api.
Terbaru, kecelakaan kereta api terjadi di Bekasi Timur antara KRL dengan KA Argo Bromo Anggrek.
Airlangga mengatakan bahwa dana tersebut bersumber Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

"Kalau anggaran kan selalu sumbernya sama (APBN),” ujar Ailangga.
Sedangkan, Kepala Badan Pengaturan BUMN, Dony Oskaria mengatakan program perbaikan lintasan kereta api ini adalah bagian dari agenda kerja pemerintah tahun 2026.
Fokus utama pada program ini adalah peningkatan keselamatan transportasi.
Ia juga memastikan pembiayaan perbaikan perlintasan kereta api ini akan berasal dari pemerintah.

Terutama melalui Kementerian Perhubungan (Kemenhub) sebagai pihak yang bertanggung jawab terhadap infrastruktur perkeretaapian.
Dengan adanya program perbaikan ini, pemerintah berharap dapat menekan angka kecelakaan secara signifikan sekaligus meningkatkan keamanan dan kenyamanan perjalanan kereta api di seluruh Indonesia.***