News

Perkuat Pasokan Listrik untuk Industri dan Bisnis Digital di Karawang, Pembangunan Infrastruktur Kelistrikan Telukjambe Rampung

Oleh: Eneng Reni Nuraisyah Jamil
Infrastruktur ketenagalistrikan terus diperkuat guna mendukung pertumbuhan industri dan bisnis digital di Jawa Barat.

AYOJAKARTA.COM -- PT PLN (Persero) terus memperkuat infrastruktur ketenagalistrikan guna mendukung pertumbuhan industri dan bisnis digital di Jawa Barat. Komitmen tersebut diwujudkan melalui keberhasilan pengoperasian infrastruktur ketenagalistrikan di Telukjambe, Kabupaten Karawang yang meliputi pembangunan Extension 2 Line Bay (Ext 2 LB) Telukjambe, Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV Telukjambe – Telukjambe II/Ciampel, serta Gardu Induk (GI) 150 kV Telukjambe II/Ciampel.

Pengoperasian infrastruktur ini menjadi langkah strategis PLN dalam meningkatkan keandalan sistem kelistrikan sekaligus memenuhi kebutuhan listrik yang terus bertumbuh di kawasan industri Karawang, termasuk kawasan industri Suryacipta, kawasan industri Pindodeli, pelanggan Konsumen Tegangan Tinggi (KTT) Indah Kiat Karawang, serta perkembangan bisnis digital dan pusat data (data center) di wilayah tersebut.

General Manager PLN Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Tengah (UIP JBT), Kishartanto Purnomo Putro, menyampaikan bahwa pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan merupakan bagian dari upaya PLN dalam mengantisipasi pertumbuhan kebutuhan energi yang sejalan dengan meningkatnya aktivitas industri dan investasi.

"PLN berkomitmen menghadirkan infrastruktur ketenagalistrikan yang andal sebagai fondasi utama pertumbuhan ekonomi. Pengoperasian infrastruktur kelistrikan di Telukjambe ini tidak hanya meningkatkan keandalan sistem, tetapi juga memastikan kesiapan pasokan listrik untuk mendukung ekspansi industri manufaktur dan perkembangan industri digital yang semakin pesat di Karawang," ujar Kishartanto.

Infrastruktur yang dioperasikan terdiri dari SUTT 150 kV Telukjambe – Telukjambe II/Ciampel sepanjang 7,469 kilometer sirkuit (kms) yang ditopang oleh 32 tower transmisi dengan kapasitas arus mencapai 1.600 Ampere. Selain itu, PLN juga mengoperasikan GI 150 kV Telukjambe II/Ciampel dengan kapasitas 1 x 60 MVA yang berfungsi memperkuat sistem penyaluran listrik di wilayah Karawang dan sekitarnya.

Menurut Kishartanto, keberadaan GI Telukjambe II/Ciampel akan menjadi simpul penting dalam menjaga keandalan sistem sekaligus meningkatkan fleksibilitas penyaluran daya dari GI 150 kV Telukjambe menuju pelanggan industri dan kawasan bisnis yang terus berkembang.

Sementara itu, Manager PLN Unit Pelaksana Proyek Jawa Bagian Tengah 2 (PLN UPP JBT 2), Husni Wardana, menjelaskan bahwa proyek ini dirancang untuk menjawab kebutuhan listrik jangka panjang di salah satu kawasan industri dengan pertumbuhan tercepat di Indonesia.

"Karawang telah berkembang menjadi pusat industri nasional sekaligus tujuan investasi strategis. Kehadiran infrastrukur ketenagalistrikan ini akan meningkatkan keandalan pasokan listrik bagi pelanggan eksisting maupun calon pelanggan baru, termasuk sektor industri digital yang membutuhkan pasokan listrik berkualitas tinggi dan beroperasi selama 24 jam," jelas Husni.

Keberhasilan ini menjadi bagian dari langkah PLN dalam mendukung agenda transformasi ekonomi nasional melalui penyediaan listrik yang andal, aman, dan berkelanjutan. Dengan semakin kuatnya sistem kelistrikan di Karawang, PLN optimistis dapat mendukung peningkatan investasi, membuka peluang usaha baru, menciptakan lapangan kerja, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah maupun nasional.

Melalui pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan yang berkelanjutan, PLN terus mempertegas perannya sebagai penggerak pembangunan nasional dan mitra strategis bagi industri dalam mewujudkan Indonesia yang semakin maju dan berdaya saing global.

Reporter Eneng Reni Nuraisyah Jamil
Editor Eneng Reni Nuraisyah Jamil