AYOJAKARTA.COM -- PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Tengah (UIP JBT) berhasil menyelesaikan pembangunan Gardu Induk (GI) 150 kV Pabuaran Line Bay KTT Subang Smartpolitan 1 yang berlokasi di Desa Karangmukti, Kecamatan Cipeundeuy, Kabupaten Subang, Jawa Barat.
Gardu induk dengan kapasitas 45 Mega Volt Ampere (MVA) ini menjadi infrastruktur strategis yang akan memperkuat keandalan sistem kelistrikan sekaligus mendukung pengembangan kawasan industri, termasuk industri otomotif kendaraan listrik yang tengah berkembang di Kabupaten Subang.
Penyelesaian pembangunan GI 150 kV Pabuaran Line Bay KTT Subang Smartpolitan 1 merupakan bagian dari komitmen PLN dalam menyediakan pasokan listrik yang andal, berkualitas, dan berkelanjutan guna mengakomodasi kebutuhan daya listrik Konsumen Tegangan Tinggi (KTT) Subang Smartpolitan sebagai kawasan manufaktur ramah lingkungan, komersial, residensial, area edukasi, dan pusat inovasi di Kabupaten Subang. Kehadiran gardu induk ini juga sekaligus membuka ruang bagi pertumbuhan investasi dan ekspansi industri yang membutuhkan dukungan energi dalam jumlah besar.
Kabupaten Subang saat ini menjadi salah satu kawasan strategis di Jawa Barat yang mengalami pertumbuhan investasi signifikan. Berkembangnya kawasan industri manufaktur dan otomotif kendaraan listrik menjadikan kebutuhan akan infrastruktur ketenagalistrikan yang andal sebagai faktor utama dalam menjamin kelancaran operasional industri dan menjaga daya saing investasi.
General Manager PLN UIP JBT, Kishartanto Purnomo Putro, menyampaikan bahwa keberhasilan penyelesaian GI 150 kV Pabuaran merupakan langkah penting dalam mendukung transformasi ekonomi dan industri khususnya di Kabupaten Subang.
“Penyelesaian Gardu Induk 150 kV Pabuaran menjadi bukti komitmen PLN dalam menghadirkan infrastruktur kelistrikan yang mampu menjawab kebutuhan pertumbuhan kawasan dan industri masa depan. Kehadiran gardu induk ini tidak hanya memperkuat sistem kelistrikan di Kabupaten Subang, tetapi juga menjadi fondasi penting dalam mendukung pengembangan industri otomotif kendaraan listrik serta mendorong peningkatan investasi dan pertumbuhan ekonomi di Jawa Barat,” ujar Kishartanto.
Lebih lanjut, Kishartanto menegaskan bahwa PLN akan terus mempercepat pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan guna mendukung agenda hilirisasi dan transisi energi nasional.
“PLN siap memastikan ketersediaan pasokan listrik yang andal bagi sektor industri maupun masyarakat. Infrastruktur ketenagalistrikan yang kuat akan menjadi katalis bagi terciptanya lapangan kerja, peningkatan daya saing daerah, dan terwujudnya pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan,” tambahnya.
Sementara itu, Manager PLN Unit Pelaksana Proyek Jawa Bagian Tengah 3 (UPP JBT 3), Haryo Wisnuaji, menjelaskan bahwa penyelesaian proyek ini merupakan hasil kerja keras seluruh pihak yang terlibat dengan tetap mengutamakan aspek keselamatan, kualitas pekerjaan, dan ketepatan waktu.
“Pembangunan GI Pabuaran berhasil diselesaikan melalui sinergi yang kuat antara PLN, pemerintah daerah, mitra kerja, dan masyarakat. Kami memastikan setiap tahapan pekerjaan dilaksanakan sesuai standar mutu dan keselamatan sehingga gardu induk ini dapat segera memberikan manfaat nyata bagi penguatan sistem kelistrikan dan kebutuhan industri di wilayah Subang,” ungkap Haryo.
Beroperasinya GI 150 kV Pabuaran Line Bay KTT Subang Smartpolitan 1 diharapkan memberikan dampak positif yang luas bagi Jawa Barat, khususnya Kabupaten Subang. Selain meningkatkan keandalan pasokan listrik bagi sektor industri, infrastruktur ini juga akan mendukung tumbuhnya ekosistem industri kendaraan listrik nasional, menarik investasi baru, membuka peluang kerja bagi masyarakat, serta mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah.
Dengan selesainya pembangunan GI 150 kV Pabuaran Line Bay KTT Subang Smartpolitan 1, PLN kembali menegaskan perannya sebagai penyedia infrastruktur ketenagalistrikan yang menjadi tulang punggung pembangunan nasional, sekaligus mendukung terwujudnya Jawa Barat sebagai pusat pertumbuhan industri modern dan berkelanjutan di Indonesia.