AYOJAKARTA.COM -- Akses terhadap air bersih merupakan salah satu kebutuhan dasar yang menentukan kualitas hidup masyarakat. Sebagai wujud komitmen dalam mendukung kesejahteraan masyarakat di sekitar proyek strategis nasional, PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Tengah (UIP JBT) menyalurkan bantuan penyediaan sarana air bersih bagi warga terdampak pembangunan PLTA Upper Cisokan di Kabupaten Cianjur.
Bantuan tersebut diserahkan kepada masyarakat Desa Girimulya dan Desa Karangnunggal, Kecamatan Cibeber serta Desa Margaluyu, Kecamatan Campaka, yang mana ketiganya merupakan desa terdampak proyek (WTP) PLTA Upper Cisokan. Program ini menjadi bagian dari upaya PLN untuk memastikan masyarakat dapat memperoleh akses air bersih yang layak, aman, dan berkelanjutan guna menunjang kehidupan sehari-hari.
General Manager PLN UIP JBT, Kishartanto Purnomo Putro menyampaikan bahwa pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan harus berjalan beriringan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat di sekitar wilayah proyek.
"PLN tidak hanya membangun pembangkit dan infrastruktur kelistrikan, tetapi juga berupaya menghadirkan manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Melalui bantuan sarana air bersih ini, kami berharap warga dapat memperoleh akses air yang lebih mudah dan layak sehingga kualitas kesehatan dan kesejahteraan masyarakat semakin meningkat."
Program bantuan yang diberikan mencakup penyediaan tangki air, pembangunan menara air, pengadaan pompa air, pembangunan bak penampungan, rumah pompa, jaringan perpipaan sepanjang 200 meter, hingga penyambungan listrik untuk mendukung operasional fasilitas air bersih.
Kepala Desa Margaluyu, Nanang Nosim, mengapresiasi dukungan PLN yang dinilai sangat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari.
"Kami menyampaikan terima kasih kepada PLN UIP Jawa Bagian Tengah atas bantuan yang diberikan. Kehadiran sarana air bersih ini menjadi harapan besar bagi masyarakat, khususnya warga terdampak proyek Upper Cisokan yang selama ini membutuhkan dukungan infrastruktur air bersih yang memadai."
Selain memenuhi kebutuhan rumah tangga seperti minum, memasak, mandi, dan mencuci, program ini juga diharapkan dapat mendukung peningkatan kesehatan masyarakat melalui pengurangan risiko penyakit yang ditularkan melalui air, sekaligus mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan terkait akses air bersih dan sanitasi yang layak.
Sebanyak 118 keluarga akan menerima manfaat langsung dari program tersebut. Bagi masyarakat, bantuan ini bukan sekadar pembangunan fasilitas fisik, melainkan investasi jangka panjang untuk kehidupan yang lebih sehat, produktif, dan sejahtera.
Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), PLN terus berkomitmen menghadirkan energi yang tidak hanya menerangi kehidupan melalui listrik, tetapi juga memberikan manfaat sosial yang berkelanjutan bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.