AYOJAKARTA.COM -- PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Tengah (UIP JBT) menggelar kegiatan doa bersama di area Proyek PLTA Upper Cisokan Pumped Storage 1.040 MW, Kabupaten Bandung Barat. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk ikhtiar spiritual dalam memohon kelancaran pembangunan proyek, keselamatan seluruh insan kerja, serta keberkahan bagi masyarakat sekitar.
Mengusung tema “Cahaya Iman, Cahaya Energi untuk Kelancaran Proyek PLTA Upper Cisokan 1.040 MW”, kegiatan tersebut dihadiri oleh jajaran Manajemen PLN UIP JBT, mitra kerja, kontraktor pelaksana, pekerja proyek, tokoh agama, masyarakat sekitar, serta perwakilan dari Rumah Aspirasi Tuna Netra Indonesia dan Ikatan Tuna Netra Muslim Indonesia.
Doa bersama dipimpin oleh Buya Prof. Dr. KH Amiruddin MS, MA., MBA., Ph.D, yang turut memberikan tausiah dan pesan moral kepada seluruh peserta. Dalam suasana khidmat, kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat nilai spiritual, kebersamaan, serta semangat seluruh pihak dalam mendukung keberhasilan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan nasional.
General Manager PLN UIP JBT, Kishartanto Purnomo Putro, menyampaikan bahwa pembangunan PLTA Upper Cisokan 1.040 MW merupakan amanah besar yang membutuhkan sinergi, kedisiplinan, dan dukungan dari berbagai pihak.
“Melalui doa bersama ini, kami memohon agar seluruh tahapan pembangunan PLTA Upper Cisokan diberikan kelancaran, keselamatan, dan kemudahan. Proyek ini bukan hanya tentang membangun infrastruktur ketenagalistrikan, tetapi juga tentang menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat dan masa depan energi Indonesia,” ujar Kishartanto.
Selain doa bersama, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan penyerahan santunan kepada anak yatim di sekitar proyek PLTA Cisokan, Rumah Aspirasi Tuna Netra Indonesia, serta Ikatan Tuna Netra Muslim Indonesia. Santunan tersebut menjadi wujud rasa syukur dan kepedulian sosial PLN kepada masyarakat serta kelompok penyandang disabilitas netra.
Kishartanto menambahkan, kehadiran PLN di tengah masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui pembangunan infrastruktur kelistrikan, tetapi juga melalui kegiatan sosial yang membawa nilai kemanusiaan, kepedulian, dan kebersamaan.
“Kami berharap keberadaan proyek PLTA Upper Cisokan dapat memberikan manfaat berkelanjutan. Tidak hanya dalam memperkuat keandalan sistem kelistrikan, tetapi juga menghadirkan energi kebaikan bagi masyarakat sekitar dan berbagai kelompok masyarakat yang membutuhkan perhatian bersama,” tambahnya.
Kehadiran Rumah Aspirasi Tuna Netra Indonesia dan Ikatan Tuna Netra Muslim Indonesia turut memberikan makna inklusif dalam kegiatan tersebut. Hal ini sejalan dengan semangat PLN untuk menghadirkan pembangunan yang tidak hanya berorientasi pada penyediaan energi, tetapi juga memperhatikan aspek sosial, kemanusiaan, dan kebermanfaatan bagi seluruh lapisan masyarakat.
Suasana kegiatan berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan. Para peserta mengikuti rangkaian doa, tausiah, serta penyerahan santunan dengan antusias. Momentum ini sekaligus menjadi pengingat bahwa keberhasilan pembangunan proyek strategis tidak hanya ditentukan oleh aspek teknis, tetapi juga oleh keselamatan kerja, sinergi, doa, serta dukungan masyarakat.