AYOJAKARTA.COM -- Akses terhadap air bersih masih menjadi tantangan bagi sebagian masyarakat di Kabupaten Sukabumi. Kondisi geografis yang berbukit serta jarak sumber air yang cukup jauh dari permukiman membuat sejumlah warga di Kecamatan Tanggeung dan Kecamatan Cijati harus berupaya lebih untuk memenuhi kebutuhan air sehari-hari. Pada musim kemarau, keterbatasan debit air bahkan kerap menjadi kendala yang memengaruhi aktivitas rumah tangga masyarakat.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap kebutuhan dasar masyarakat, PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Tengah (UIP JBT) menyalurkan bantuan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) berupa pembangunan sarana air bersih bagi masyarakat di kedua wilayah tersebut. Program ini diharapkan dapat meningkatkan akses masyarakat terhadap air bersih sekaligus mendukung kesehatan dan kesejahteraan warga secara berkelanjutan.
General Manager PT PLN (Persero) UIP Jawa Bagian Tengah, Kishartanto Purnomo Putro, menyampaikan bahwa penyediaan akses air bersih merupakan salah satu bentuk kontribusi PLN dalam mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat.
"Bagi kita, air bersih mungkin sesuatu yang mudah diperoleh setiap hari. Namun bagi sebagian masyarakat, mendapatkan air bersih masih membutuhkan usaha yang tidak sedikit. Karena itu, kami berharap bantuan ini dapat memberikan kemudahan bagi warga dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari, sekaligus menghadirkan kehidupan yang lebih sehat dan nyaman bagi keluarga mereka," kata Kishartanto.
Di Kecamatan Tanggeung, bantuan yang diberikan meliputi pembangunan dua titik sumur bor lengkap dengan pompa submersible, instalasi listrik, jaringan perpipaan, dan menara air berkapasitas 5.000 liter. Sementara itu, di Kecamatan Cijati, PLN membangun sistem penyediaan air bersih melalui pembangunan bak penampungan air, pemasangan jaringan pipa distribusi beserta perlengkapannya, serta sambungan rumah bagi masyarakat.
Camat Tanggeung, Iman Saepudin menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diberikan PLN UIP JBT kepada masyarakat di wilayahnya. Menurutnya, akses air bersih masih menjadi kebutuhan penting bagi sebagian warga, sehingga kehadiran program ini sangat membantu masyarakat.
“Air bersih merupakan kebutuhan yang sangat mendasar bagi masyarakat. Kehadiran program TJSL dari PLN ini menjadi bentuk kolaborasi yang baik antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat dalam meningkatkan kualitas hidup warga. Kami menyambut baik bantuan ini dan berharap dapat memberikan manfaat bagi generasi sekarang maupun yang akan datang,” tutur Iman.
Program ini merupakan bagian dari komitmen PLN untuk tidak hanya menghadirkan infrastruktur ketenagalistrikan, tetapi juga memberikan manfaat sosial yang nyata bagi masyarakat melalui berbagai program TJSL yang berkelanjutan. Dengan tersedianya sarana air bersih yang lebih memadai, masyarakat di Kecamatan Tanggeung dan Kecamatan Cijati diharapkan dapat menikmati kualitas hidup yang lebih baik serta mendukung aktivitas sosial dan ekonomi secara lebih optimal.