News

Puan Maharani Akui sedang Komunikasi Intens dengan Prabowo, Fiks Bakal Ganti Gibran sebagai Wapres?

Oleh: Belinda Safitri KP Sabtu 28 Sep 2024, 19:45 WIB
Puan Maharani akui jalin komunikasi dengan Prabowo di tengah rumor dirinya bakal gantikan Gibran sebagai wapres.

AYOJAKARTA.COM - Isu pergantian wakil presiden pendamping Prabowo Subianto belakangan memanas.

Hal itu mulai terjadi setelah beredar rumor bahwa Puan Maharani akan menggantikan Gibran Rakabuming Raka sebagai wakil presiden. 

Rumor itu sendiri muncul setelah adanya pernyataan dari Pegiat Media Sosial, Jhon Sitorus di kanal YouTube MPTV.

Baca Juga: Heboh Posisi Gibran sebagai Wapres Bakal Digantikan Puan Maharani Imbas Polemik Fufufafa, Putri Megawati Bilang Begini

Ia menyebut, posisi Gibran sebagai wakil presiden terancam bahkan kemungkinkan bakal digantikan akibat kontroversi dugaan akun Kaskus Fufufafa yang belakangan menimbulkan polemik. 

Isu soal pergantian Gibran itu pun ternyata juga sudah didengar oleh Puan Maharani. 

Puan pun tampak menanggapi santai rumor soal dirinya yang bakal menggantikan Gibran sebagai wakil presiden mendampingi Prabowo Subianto. 

"Ya dengar, ya sudah, itu aja," kata Puan sambil tersenyum, dikutip ayojakarta.com dari akun YouTube Official iNews.

Baca Juga: Tes Psikologi: Pilih Gambar Mata yang Paling Kamu Suka, Pilihanmu Ungkap Pesan Rahasia untuk Hidupmu

Sayangnya, ia tak memberikan konfirmasi lebih lanjut terkait kemungkinan perubahan tersebut. 

Namun, yang menarik, Puan mengungkapkan bahwa dirinya saat ini memang sedang menjalin komunikasi intens dengan Prabowo Subianto. 

Meski begitu, komunikasi tersebut tidak ada kaitannya dengan rumor pergantian Gibran sebagai Wapres.

Puan mengungkap, komunikasinya dengan Prabowo kini tidak hanya dalam konteks politik saja tetapi juga sebagai bagian dari hubungan baik yang sudah terjalin sebelumnya. 

Baca Juga: BRI Unggul dalam Praktik ESG: Konsistensi dalam Pemberdayaan UMKM Jadi Kunci

"Ya, kita komunikasi. Komunikasi kan bukan hanya bicara soal politik, tetapi juga silaturahmi dan hubungan baik yang sudah terjalin sejak lama," ujarnya. 

Hingga kini, baik dari PDI-P maupun koalisi pendukung Prabowo belum ada pernyataan resmi terkait rumor tersebut. 

Oleh karena itu, publik masih terus menantikan perkembangan lebih lanjut yang tampaknya semakin memanas menjelang pelantikan presiden dan wakil presiden pada 20 Oktober mendatang.***

Baca Juga: Sudah SPM, PKH dan BPNT September-Oktober Akan Cair Apabila Ada Tanda-tanda Ini!

Reporter Belinda Safitri KP
Editor Imanudin Abdurohman