News

Sebut Akun Kaskus Fufufafa Terbukti A1 Milik Gibran, Roy Suryo Minta Kominfo Tanggung Jawab Soal Ini

Oleh: Dyah Arum Ratri Kamis 26 Sep 2024, 17:24 WIB
Roy Suryo menilai saat ini ada pihak yang sedang berupaya melakukan 'bersih-bersih' di akun Kaskus Fufufafa.

AYOJAKARTA.COM -- Isu soal akun Kaskus Fufufafa yang diduga milik Gibran Rakabuming Raka semakin ramai diperbincangkan.

Polemik akun Kaskus Fufufafa ini tak henti-hentinya menimbulkan banyak asumsi dari berbagai kalangan masyarakat.

Sebagian pihak disebut-sebut terkesan menutupi siapa pemilik asli dari akun Kaskus Fufufafa ini, salah satunya adalah Menkominfo.

Baca Juga: Iriana Jokowi Tiba-Tiba Pamitan dan Minta Maaf, Ada Kaitan dengan Kasus Kaesang dan Fufufafa?

Sementara itu pakar telematika Roy Suryo menuturkan bahwa sangat mudah sekali untuk membuka pemilik akun Kaskus Fufufafa ini.

Terlebih, Roy Suryo menilai saat ini ada pihak yang sedang berupaya melakukan 'bersih-bersih' di akun Kaskus Fufufafa.

Hal itu disampaikan Roy Suryo ketika dirinya hadir dalam podcast Youtube Abraham Samad SPEAK UP yang dikutip pada Kamis, 26 September 2024.

Baca Juga: Pengamat Politik Klaim Akun Fufufafa Bukan Milik Gibran: Yang Kendaliin...

“Ketika sekarang ada upaya bersih-bersih 1-2 minggu terakhir, ini kan berarti ada yang login masuk,” kata Roy Suryo.

“Yang itu bisa jadi jejak digital baru tidak mungkin orang yang masuk ini tidak mengerti user id dan password dari si Fufufafa,” lanjutnya.

Roy Suryo juga menjelaskan dari jejak digital yang berhasil login di akun Kaskus Fufufafa tersebut dapat digunakan untuk menemukan pemilik akun yang asli.

Baca Juga: Viralnya Akun Kaskus Fufufafa untuk Jegal Pelantikan Gibran Jadi Wapres? Rocky Gerung: Itu Namanya Novum

“Ini bisa dipegang nanti IP-nya apa, akan bisa ketahuan dia pakai gadget apa, menggunakan akses apa, ketahuan semua nanti” jelasnya.

Dalam hal ini Roy Suryo juga mengatakan bahwa pihak Kominfo sangat bisa dan mudah melakukannya.

“Karena kan kalau dari server itu diangkat log-nya, jadi log itu akan muncul apa gitu,” ujarnya.

“Itu sebenernya mudah kalau institusi yang berkompeten melakukan ini, Kominfo sebenarnya bisa melakukan ini gitu lho, sangat tidak sulit apalagi di Indonesia,” katanya lagi.

Oleh karena itu, pakar telematika tersebut mengaku heran kenapa pihak Kominfo justru terkesan menutupi pemilik asli dari akun Fufufafa ini.

Baca Juga: Selain Nomor HP, Ada Ciri Khas Lain yang Menunjukan Kalau Akun Fufufafa Diduga Milik Gibran, Begini Kata Roy Suryo

“Makanya kita heran institusi resmi seperti Menkominfo Budi Arie sudah berani bilang kalau itu bukan dia,” kata Roy Suryo..

Lebih lanjut Roy Suryo mengatakan, “Tapi ketika ditanya temen-temen wartawan kan lucunya dia bilang gak tau siapa.”

“Orang bisa jawab bukan itu kalau sudah tahu kan, atau jawab saja kita belum tau kan lebih elegan, yang bersangkutan saja ketika di Solo itu kan juga gitu, tanya sama yang punya akun, itu kan otomatis dia sudah menolak, itu menyatakan bukan dia,” kata Roy Suryo lagi.

Baca Juga: VIRAL Nomor HP Akun Fufufafa Terpampang Jelas pada Berkas Pendaftaran Pilwalkot Solo 2020, Netizen: 1000000 Persen Milik Gibran

Dari pernyataan tersebut Roy Suryo menyebut jika pihak Kominfo harus bertanggung jawab atas pernyataan terhadap akun Kaskus Fufufafa.

“Nah ini statement mereka seolah-olah mendenial atau menolak itu bukan dia, Kominfo mengatakan kalau itu bukan Gibran,” ungkap Roy Suryo.

“Mereka harus bertanggung jawab terhadap pernyataan-pernyataan itu,”tegasnya.

Baca Juga: Prabowo Subiano Disebut Marah Besar dengan Tulisan Akun Fufufafa, Refly Harun: Gibran Melakukan Perbuatan Tercela!

Bukan tanpa alasan, Roy Suryo menyebut jika pernyataan tersebut merupakan sebuah Crime Scientific Education yang artinya sudah sangat menunjukkan jika pemilik akun Kaskus Fufufafa adalah Gibran.

“Karena apa, secara teknis ini sudah bisa disebut sebagai Crime Scientific Education, karena kita gak perlu pengakuan sebenarnya karena bukti-bukti ilmiahnya, jejak digitalnya sudah A1, sudah confirm,” kata Roy Suryo.

“Gak perlu lagi pengakuan, kalau nunggu ngaku gak akan mungkin ngaku,” tambahnya.***

Reporter Dyah Arum Ratri
Editor Eneng Reni Nuraisyah Jamil