AYOJAKARTA.COM – Sempat menjadi sorotan karena jet pribadi dan dugaan potensi gratifikasi, Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep kini kembali menjadi perbincangan.
Berawal dari aksi blusukannya di Kabupaten Tangerang, Kaesang mencuri perhatian karena rompi hitam yang dikenakannya.
Pada bagian belakang rompi warna hitam Kaesang, terlihat siluet bergambar Presiden Joko Widodo serta tulisan "Putra Mulyono".
Meski berhasil menarik perhatian dari rekan-rekan jurnalistik, Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep justru memilih bungkam sewaktu dimintai tanggapan soal "Putra Mulyono".
Pesan-pesan simbolik yang diperlihatkan Kaesang melalui rompi bertuliskan "Putra Mulyono", sebelumnya juga sempat dilakukan oleh Gibran Rakabuming.
Baca Juga: Heboh Kaesang Pakai Rompi ‘Putra Mulyono’, Pakar Komunikasi Politik Ungkap Motifnya
Bermaksud menyebut kata "asam folat" dalam sebuah pertemuan dengan warga, Gibran justru menyebut "asam sulfat" yang oleh warganet kemudian disingkat "samsul".
Tulisan "samsul" tersebut, oleh Gibran juga sempat dijadikan sebagai nama punggung di sebuah jersey yang digunakan sewaktu mengikuti acara futsal.
Terkait dengan penggunaan rompi bertuliskan "Putra Mulyono" yang dikenakan Ketua Umum PSI dan menjadi sorotan publik, sejumlah tokoh politik memberi tanggapan.
Menurut Djarot Saiful Hidayat selaku Ketua DPP PDIP, selain sebagai mode; Kaesang perlu memberikan penjelasan terkait maksud dari tulisan "Putra Mulyono".
“Siapa itu Mulyono, terus apa maksudnya, kok enak sekali bisa nebeng pakai jet pribadi, silahkan tanya ke yang bersangkutan,” jelas Djarot, dikutip dari kanal YouTube KOMPASTV, Kamis, 26 September 2024.
Baca Juga: Iriana Jokowi Tiba-Tiba Pamitan dan Minta Maaf, Ada Kaitan dengan Kasus Kaesang dan Fufufafa?
Selain disampaikan oleh Ketua DPP PDIP, tanggapan terkait rompi bertuliskan "Putra Mulyono" juga ditanggapi oleh Pakar Komunikasi Politik Universitas Diponegoro.
Menurut Triyono Lukmantoro, Mulyono seperti telah menjadi persepsi publik merupakan nama alias atau julukan yang disandang oleh Joko Widodo dengan maksud name calling.
“Name calling itu adalah memberikan julukan yang buruk, merendahkan dan biasanya pasti melecehkan,” ungkap Tri.
Penggunaan istilah "Putra Mulyono" yang tertulis di rompi milik Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep, menurut Tri merupakan bentuk strategi dalam menghadapi permasalahan.
Tekanan yang datang tanpa henti di tengah-tengah keluarga Jokowi, menurut Tri perlu ditanggapi dengan cara berdamai dengan situasi.
Pernyataan politik soal kinerja Joko Widodo sebagai Presiden, akun kaskus Fufufafa yang menjerat Gibran, menurut Tri coba dielaborasi oleh Kaesang dengan cara berbeda.
Adapun cara yang ditunjukkan Kaesang, menurut Tri adalah dengan berselancar di atas opini publik yang mengolok-olok nama Mulyono.
“Memang saya anaknya Mulyono, maka di situ dikasih siluet gambarnya Pak Jokowi,” jelas Tri terkait maksud rompi milik Kaesang.***