AYOJAKARTA.COM - Akun Kaskus Fufufafa yang diduga milik Wakil Presiden terpilih, Gibran Rakabuming Raka menjadi sorotan publik.
Akun Kaskus Fufufafa menjadi sorotan publik karena cuitannya banyak yang berisikan ujaran kebencian kepada pemerintah Indonesia.
Pakar Telematika, Roy Suryo turut menanggapi soal akun Fufufafa yang disebut-sebut milik Gibran Rakabuming Raka.
Menurut Roy Suryo, ada dua pendekatan untuk mencari tahu siapa pemilik akun Kaskus tersebut.
Yang pertama yaitu pendekatan social technical dan pendekatan pure technical.
Dengan social technical, kita bisa membaca terkait bahasa apakah yang digunakan oleh seseorang itu sama atau tidak
“Beberapa jejak digital yang ada pada fufufafa dan juga ada Chilipari sekaligus terkoneksi Kaesang P,” jelasnya dikutip dari YouTube Indonesia Lawyer Club.
Roy Suryo juga membeberkan akis Hacker Anonymous yang mengungkap data pribadi aku Fufufafa.
Menariknya, nomor handphone Gibran dan email Chili Pari terhubung dengan akun Kaskus tersebut.
Menurutnya, fakta tersebut sudah tidak bisa dibantahkan oleh Gibran.
Baca Juga: Pembiayaan BRI untuk Sektor Berkelanjutan Capai Rp793,6 Triliun, Mengacu pada ESG Global
“Ketika dimasukkan nomor handphone Gibran muncullah kemudian akun pemulihannya dan ternyata akunnya adalah @chili_pari, jadi betul nomor handphone-nya Gibran, Chili Pari
Menariknya ketika dua variabel itu dimasukkan yang muncul Fufufafa, jadi kalau ini sudah sulit terbantahkan,” ujarnya.
Bahkan, Pakar Telematika itu juga menyebut kalau ada seseorang yang diduga sebagai suruhan untuk menghilangkan bukti pada akun Kaskus.
“Kemudian 1-2 hari terakhir ternyata ada orang yang bisa mengubah password itu masuk ke dalam Kaskus, orang ini ditengarai yang mungkin suruhan dari seseorang yang selama seminggu terakhir ada upaya penghilangan barang bukti,” ujarnya.
“Fufufafa itu melakukan postingan 5000 postingan mulai dari 2013, 2014, 2018 sampai 2020,” imbuhnya.
Ada sebanyak 2.100 postingan yang diduga sengaja dihapus umtuk menghilangkan barang bukti.
“Dan baru dalam seminggu terakhir sebelum diketahui itu dibuka oleh Anonymous dia sudah menghilangkan sekitar 2.100 postingan,” ucapnya.***