AYOJAKARTA.COM -- Kemunculan nama akun platform Kaskus, Fufufafa yang ditengarai kuat milik Gibran Rakabuming kian menuai polemik.
Akun Fufufafa disebut sebagian kalangan sebagai adu domba merusak hubungan Prabowo dengan Gibran Rakabuming sebagai Wakil Presiden terpilih.
Eksposure komentar dan unggahan penuh muatan kebencian dari akun Fufufafa juga ditengarai sebagai upaya menggagalkan pelantikan Gibran Rakabuming.
Meski pemilik akun Fufufafa belum terbukti hingga hari ini, publik dengan berbagai narasi merasa kuatir jika memiliki Wapres yang dinilai kurang layak.
Bukan saja karena unggahan dan komentar negatif Fufufafa yang merendahkan orang lain, namun hal tersebut mengindikasikan rendahnya moralitas pemilik akun.
Menyikapi fenomena misteri di balik akun Fufufafa, Pakar Telematika Roy Suryo dalam sebuah acara diskusi memberikan pandangan.
Menurut Roy akun kaskus Fufufafa terkoneksi secara langsung dengan akun Chili Pari yang merupakan milik Gibran Rakabuming.
Selain itu berdasarkan hasil peretasan yang dilakukan Anonymous, Roy juga menyimpulkan bahwa akun Fufufafa berkaitan dengan sosok calon Wakil Presiden terpilih.
“Sebenarnya kalau bahasa MK, sudah Cetho Welo-Welo, siapa itu di balik akun Fufufafa adalah wakil presiden terpilih,” ungkap Roy.
Selain menggeluti bidang teknologi informasi, Roy Suryo yang memiliki gelar Magister bidang Kesehatan memberi saran agar pemilik akun Fufufafa dilakukan pemeriksaan otak.
Brain Scanning menurut Roy penting dilakukan untuk mengetahui tingkat kerusakan otak seseorang akibat pengaruh pornografi.
“Jejak digitalnya di porno banyak, seseorang yang punya kecenderungan kaya gitu itu berbahaya, jadi tolong diperiksa,” jelas Roy.
Menyikapi pendapat Roy terkait potensi sosok Gibran di balik pemilik akun Fufufafa, Iwan Piliang selaku Aktivis Citizen Journalism memberi tanggapan.
Menurut Iwan, untuk mengoptimasi hasil perspektif seseorang menyangkut kepemilikan akun dibutuhkan tingkat akurasi yang tinggi.
Meski tidak sepenuhnya keliru, pendapat Roy terkait kemungkinan sosok Gibran di balik akun Fufufafa masih membutuhkan Ahli Spesialisasi.
“Kalau ingin pembuktian riil dan bukan katanya-katanya, kita perlu menggunakan Forensik Digital Analyst bersertifikat,” tegas Iwan.
Belum adanya publikasi resmi atau pernyataan pasti dari Ahli yang memiliki spesialisasi di bidang IT, menurut Iwan merupakan kepastian bagi Gibran untuk tetap dilantik.
Baca Juga: Misteri Akun Fufufafa: Benarkah Milik Gibran Rakabuming? Analis IT Pertanyakan Keterlibatan Admin
Sehingga wacana yang menyebut bahwa Gibran Rakabuming batal dilantik karena akun Fufufafa, pandangan tersebut menurut Iwan merupakan suatu kekeliruan.
“Apakah saudara Gibran tidak layak dilantik, menurut saya tetap layak dilantik,” jelas Iwan saat menyanggah pendapat.***