AYOJAKARTA.COM -- Usai mendapat remisi khusus pada 18 Agustu 2024, Jessica Wongso yang menjadi terpidana kasus kopi sianida kembali menjadi perhatian publik.
Sebelumnya pada Januari 2016 silam, Jessica Wongso ditetapkan sebagai pelaku tunggal dalam kasus kematian Wayan Mirna setelah meminum Es Kopi Vietnam.
Setelah menjalani serangkaian sidang yang juga menyita perhatian, Jessica Wongso kemudian divonis bersalah atas dugaan pembunuhan berencana.
Baca Juga: Mirip Ayu Ting Ting! Begini Penampilan Terbaru Jessica Wongso yang Bikin Pangling
Jessica semakin menjadi sorotan media, setelah Otto Hasibuan selaku penasehat hukum berencana akan melakukan sidang Peninjauan Kembali.
Di tengah proses pengumpulan novum untuk pengajuan sidang PK, kalangan masyarakat justru dibuat terperanjat karena Jessica Wongso dinyatakan bebas bersyarat.
Mengaku senang karena sudah berada diluar lapas, bebasnya Jessica juga disambut publik dengan menunjukan sikap antusias.
Hadir sebagai narasumber dalam sejumlah tayangan acara televisi, Jessica juga sempat membagikan berbagai cerita dan narasi melalui berbagai siniar.
Sempat meredup dan tidak tertangkap dari berbagai pemberitaan di media, Jessica Wongso belum lama ini kembali menjadi sorotan.
Berada di salah satu kafe, Jessica Wongso yang sudah jauh terlihat berbeda tampak kompak bersama dengan tim penasihat hukumnya.
Dalam salah satu unggahan foto yang kini masih menjadi sorotan warganet, Jessica tampak menggunakan skin tone atau busana senada dengan warna kulit.
Kemunculan kembali Jessica setelah menghilang beberapa pekan, membuat kerinduan dari para pendukung dan warganet sedikit terobati.
Atas adanya unggahan foto tersebut, warganet kemudian memberikan berbagai macam pandangan dan pujian.
Menurut kalangan warganet, penampilan Jessica setelah bebas semakin terlihat cantik dan tidak sedikit yang menyamainya dengan Ayu Ting Ting.
Meski demikian, tidak sedikit pula warganet yang justru mencibir dengan mengomentari bahwa Jessica merupakan sosok kriminal sehingga tidak perlu dipuja.
“Napi dipuja-puja, sakit memang ini orang-orang, googling ajalah kasus kriminal Jessica di Australia, salah satunya dia ancam bosnya pakai sianida,” komentar seorang warganet.
Selain ada yang menyebut Jessica sebagai narapidana dan tidak perlu dipuji, tidak sedikit pula warganet yang justru mempertanyakan mindset masyarakat Indonesia.
Menurut warganet pemilik nama akun @*uttruc*, perubahan cara menilai sosok Jessica pada tahun 2016 dengan 2024 menunjukkan mudahnya opini masyarakat untuk digiring.
Mudahnya penggiringan opini publik terhadap sosok Jessica dengan jelas terlihat dari perubahan yang menunjukkan sikap antipati menjadi antusias.
“Dulu pas sidang orang pada gemes karena berjilid-jilid, seudah muncul di film pada bilang kasian karena tidak bersalah, gampang amat digiring opininya,” tulis warganet.***