AYOJAKARTA.COM — Bengkulu diguncang gempa bumi dari zona megathrust pada Jumat pagi, 6 September 2024.
Berdasarkan laporan BMKG, gempa dengan kekuatan 5,6 magnitudo terjadi pada pukul 08:06 WIB.
Pusat gempa berada di 41 km tenggara Enggano, Bengkulu, dengan kedalaman 10 km.
Meski tidak berpotensi tsunami, getaran gempa ini dirasakan oleh warga di sejumlah wilayah di Provinsi Bengkulu dan sekitarnya.
Daryono, Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, menjelaskan bahwa gempa tersebut berasal dari zona megathrust Enggano.
"Gempa ini memiliki magnitudo 5,3 dengan kedalaman 54 km (updated). Getarannya dirasakan dengan intensitas III-IV MMI di Enggano, Bengkulu Utara, Kota Bengkulu, Kepahiang III MMI, serta di Pesisir Barat, Liwa II MMI," ujar Daryono dalam keterangannya.
Sebelumnya, Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati, telah mengingatkan bahwa zona megathrust merupakan salah satu sumber gempa paling berbahaya di Indonesia.
Berdasarkan peta seismik, zona megathrust di lepas pantai Sumatera barat ini dapat memengaruhi wilayah sepanjang pantai barat Sumatera, Selat Sunda, hingga ke selatan Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara.
"Zona megathrust ini posisinya di lepas pantai Sumatera bagian barat, mulai dari Aceh, Medan, Sumatera Barat, Bengkulu, hingga Sumatera Selatan. Daerah yang terletak dekat dengan zona tersebut berpotensi paling terdampak jika terjadi gempa besar," ujar Dwikorita beberapa waktu lalu.
Zona megathrust tersebut membentang sekitar 250 km dari lepas pantai dan berada di dasar laut pada kedalaman ribuan meter.
Dengan kondisi ini, gempa yang terjadi di zona tersebut berpotensi menyebabkan guncangan besar dan tsunami yang bisa mencapai daratan dalam waktu singkat.
Selain pantai barat Sumatera, wilayah di Selat Sunda juga diminta untuk waspada karena zona megathrust ini membelok ke selatan Selat Sunda dan terus ke selatan Jawa, Bali, hingga Nusa Tenggara.
Peringatan ini dikeluarkan untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dan pemerintah daerah terhadap kemungkinan terjadinya gempa besar di masa depan.
BMKG menegaskan pentingnya kesiapsiagaan terhadap gempa di zona megathrust, mengingat zona ini terkenal sebagai salah satu sumber gempa paling kuat akibat pertemuan dua lempeng tektonik yang dapat memicu gempa dahsyat dan tsunami.***