AYOJAKARTA.COM - Ditengah kesimpang-siuran dugaan penyebab tewasnya sejoli Vina dan Eky, Wakapolri periode 2013-2014 Komjen. Pol (Purn) Oegroseno ikut menanggapi.
Saat dimintai tanggapan oleh awak media, Oegroseno menyebut proses penanganan terkait kematian Vina dan Eky saat ini cenderung seperti kacamata Kuda atau satu arah.
Menurut Oegroseno, dalam memastikan penyebab kematian Vina dan Eky penyidik perlu membuka terhadap setiap kemungkinan.
Selain bersedia terbuka dengan berbagai kemungkinan, penyidik juga perlu memperbesar cakupan analisa dalam menangani kasus Vina.
Sehingga kepastian terkait penyebab tewasnya pasangan Vina dan Eky bukan hanya mengerucut pada laka lantas atau pembunuhan sebagaimana sedang dipertentangkan.
Salah satu hal penting yang dapat menjadi pintu masuk bagi penyidik dalam mengungkap penyebab tewasnya Vina dan Eky adalah hasil ekstraksi percakapan.
Berdasarkan percakapan antara Vina dengan Widi, penyidik bisa melakukan pendalaman lebih lanjut terkait dengan lokasi keberadaan Vina.
Dengan mengetahui keberadaan lokasi Vina sebelum akhirnya ditemukan tewas, maka peluang menemukan TKP awal akan semakin besar.
Melalui temuan TKP awal, Oegro optimis penyebab sebenarnya dari tewasnya pasangan Vina akan menjadi lebih terbuka.
“Apakah mereka keluar kemudian terjadi kecelakaan, atau ada peristiwa pembunuhan di lokasi tersebut baru dibuang di jalan raya,” ungkap Oegro dikutip dari kanal YouTube Kompas TV, Senin (26/8/2024).
Menyimpulkan secara apriori tentang penyebab tewasnya Vina dan Eky, menurut Oegro justru akan membuat kasus Vina dan Eky menjadi lebih berkepanjangan.
Selain mencari penyebab utama kematian, Penyidik juga perlu mengkaji perihal motif yang melatar-belakangi peristiwa tewasnya Vina serta Eky.
Terkait dengan motif yang mengakibatkan Vina dan Eky tewas, menurut Oegroseno memiliki berbagai kemungkinan.
“Apakah sasarannya itu Vina kemudian Eky terbawa, atau sasarannya Eky dan Vina terbawa, apakah ini motifnya cinta atau narkoba?” ungkap Oegro.
Menyikapi pendapat masyarakat luas yang menganggap penyebab tewasnya Vina dan Eky karena kecelakaan tunggal, Oegro memberikan pandangan.
Menurut Oegro, untuk menetapkan penyebab bahwa seseorang mengalami kecelakaan tidak sesederhana seperti yang banyak dibicarakan.
Selain sudah dilakukan pendalaman dan pengumpulan bukti terkait dugaan penyebab kecelakaan, penyidik juga perlu melakukan pengujian.
Melalui sejumlah pengujian dan pembuktian, kesimpulan akhir terkait penyebab utama kematian bisa ditemukan.
Penyebab kasus laka lantas, dalam beberapa kejadian menurut Oegro bisa disebabkan karena adanya motif untuk membunuh diri.
“Apakah teknis penyidikan lalu lintas sudah benar, apakah mereka dicek dalam keadaan mabuk atau tidak, kalau mabuk kemungkinan bisa bundir,” pungkasnya. ***