AYOJAKARTA.COM -- Kaesang Pangarep, yang digadang-gadang maju dalam Pilkada 2024 diperkirakan tidak akan berpartisipasi dalam kontestasi politik tersebut.
Menurut Sekjen PSI, Raja Juli Antoni, keputusan ini diambil setelah mempertimbangkan berbagai aspek.
“Kaesang memutuskan untuk fokus mengurus bisnisnya dan mengutamakan keluarga,” kata Raja Juli.
Informasi ini dikutip oleh Ayojakarta.com dari laman Instagram @Folkative, pada Minggu, 25 Agustus 2024.
Sebelumnya, Kaesang telah mengurus beberapa dokumen untuk memenuhi persyaratan calon wakil gubernur Jawa Tengah.
Namun, setelah keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) mengenai peraturan baru, seluruh proses administrasi dihentikan.
“Semua proses administrasi itu dihentikan setelah keputusan MK. PSI taat konstitusi dan sepenuhnya mengikuti keputusan MK,” tambah Raja Juli.
Kaesang juga sempat mendapatkan dukungan dari beberapa partai dalam Koalisi Indonesia Maju (KIM Plus), namun ia disebut lebih memilih jalan di luar politik.
Keputusan ini diambil setelah aspirasi dari kader PSI dan partai-partai lain dalam koalisi mengerucut pada pencalonan Kaesang.
Keputusan Kaesang ini menegaskan bahwa meskipun ada dukungan dari partai-partai politik, ia disebut lebih memilih fokus pada keluarga dan bisnisnya.
Kaesang juga diklaim memilih langkah tersebut untuk mengedepankan prioritas pribadinya di atas ambisi politik.
Dengan keputusan ini, pendukung Kaesang diharapkan dapat memahami dan menghormati pilihannya untuk tidak maju dalam Pilkada 2024.