AYOJAKARTA.COM -- Di tengah hebohnya putusan MK yang disebut-sebut sengaja diubah untuk kepentingan pemerintahan Presiden Joko Widodo, kabar terbaru datang dari Kaesang Pangarep.
Diketahui putusan MK soal aturan pencalonan Kepala Daerah diisukan demi Kaesang Pangarep bisa maju Pilkada 2024.
Bahkan putusan MK tersebut sampai menimbulkan aksi unjuk rasa masyarakat Indonesia di sejumlah daerah.
Berbagai celotehan pun muncul, salah satunya masyarakat banyak yang menyebut bahwa dinasti Jokowi sangat berambisi mencarikan Kaesang kursi Pilkada.
Setelah sebelumnya, Gibran Rakabuming Raka selaku kakak Kaesang Pangarep berhasil menjadi wakil presiden terpilih 2024-2029.
Namun di tengah ramainya putusan MK yang disebut memporak-porandakan aturan negara tersebut, PSI menegaskan soal rencana Kaesang bakal maju Pilkada.
Dikutip dari tayangan Youtube METRO TV pada Minggu, 25 Agustus 2024, pihak PSI melalui Sekjen mereka yaitu Raja Juli Antoni menegaskan jika Kaesang tidak akan maju Pilkada.
“Setelah keputusan MK, apapun hasil konsultasi KPU dan DPR RI minggu depan, saya memastikan Kaesang Pangarep tidak akan maju di Pilkada 2024,” ujar Raja Juli.
Sekjen PSI tersebut juga menjelaskan alasan kuat di balik Kaesang Pangarep yang dipastikan tidak akan maju Pilkada 2024.
Disebut oleh Raja Juli Antoni, Kaesang Pangarep disebut lebih memilih untuk konsentrasi menjalankan bisnis.
Selain itu, Raja Juli selaku Sekjen PSI juga menuturkan jika Kaesang Pangarep akan berkonsentrasi mengurus keluarga.
Untuk diketahui, Erina Gudono yang merupakan istri Kaesang Pangarep memang tengah hamil anak pertama.
Bukan itu saja, Raja Juli juga memastikan jika Kaesang akan selalu mentaati konstitusi yang berlaku.
Hal itu dipastikan oleh Raja Juli Antoni mengingat dirinya hampir setiap hari berhubungan dengan Kaesang Pangarep.
“Sebagai teman yang hampir tiap hari berinteraksi dengan Mas Kaesang, Ketua UMUM PSI saya tahu persis Mas Kaesang sangat taat konstitusi,” jelasnya.***