AYOJAKARTA.COM - Roy Suryo selaku Pakar Telematika ikut menanggapi kasus kematian Vina Cirebon dan Eky pada 2016 silam.
Sesuai dengan bidang ahlinya, tentu saja Roy Suryo menyoroti ekstrasi Vina Cirebon yang telah diungkap ke publik beberapa hari yang lalu.
Menurut Roy Suryo, ada keanehan dari kasus kematian Vina Cirebon dengan BAP pada 2016 silam.
Adapun keanehan yang dimaksud yaitu soal hakim dan jaksa yang disebut tidak memeriksa ekstrasi Hp Vina Cirebon.
Sebab, penyidik tentu sudah memfilter isi chat Hp Vina yang kemudian diterima oleh Kejaksaan.
Sayangnya, isi chat Vina yang dapat dijadikan bukti penting justru diabaikan.
“Paling tidak, keluar BAP itu sudah dua filter. Satu filter dari penyidik, ketika penyidik memberkaskan itu kan pasti juga ada penyidik yang sudah memeriksa dan diterima Kejaksaan, kan pasti diterima oleh Jaksa Pengawas,” kata Roy Suryo yang dikutip dari YouTube Uya Kuya TV.
“Perkara hakim kemudian tidak memeriksa itu ya menurut saya emang agak-agak anehnya,” imbuhnya.
Menurutnya, hal tersebut cukup aneh jika isi chat Vina tidak dijadikan bukti di pengadilan,
“Aneh emang, paling tidak penyidiknya sudah cape-cape nulis itu (kenapa) enggak dipake, Jaksanya kok kaya enggak punya (inisiatif) untuk mendorong,” ujarnya.
Sebagai informasi, dalam ekstrasi Hp Vina terdapat bukti chat antara Vina dengan temannya, Widi dan Mega.
Baca Juga: 7 Rekomendasi Kampus Jurusan Psikologi Terbaik di Indonesia, Raih Akreditasi A dan Unggul oleh BAN-P
Dalam isi chat tersebut, menunjukan pada sekitar pukul 22.15 WIB Vina masih hidup karena masih sempat menghubungi Mega.
Widi dan Mega juga bersaksi kalau mereka sempat bertemu dengan Vina saat hari kejadian.***