News

Gempa Megathrust Tinggal Tunggu Waktu, BMKG Justru Minta Masyarakat Tetap Berlayar dan Main di Pantai, Kok Bisa?

Oleh: Chellsa Sevia C Rabu 21 Agu 2024, 16:02 WIB
Ilustrasi Gempa Megathrust

AYOJAKARTA.COM - Baru-baru ini, pernyataan mengenai potensi gempa di zona megathrust Selat Sunda dan Mentawai kembali mencuat.

Pernyataan mengenai gempa Megathrust tersebut sontak menimbulkan kekhawatiran di tengah masyarakat.

Lantas benarkah kita hanya tinggal menunggu waktu menghadapi bencana yang diakibatkan gempa Megathrust?

Begini tanggapan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) dikutip Ayojakarta.com dari Instagram @infobmkg pada Rabu, 21 Agustus 2024.

Baca Juga: Gempa Megathrust Tinggal Menunggu Waktu, Bakal Terjadi dalam Waktu Dekat? Begini Kata BMKG

Pembahasan tentang potensi gempa di dua zona Megathrust ini sebenarnya bukanlah hal baru.

Diskusi mengenai risiko bencana di Selat Sunda dan Mentawai telah ada jauh sebelum gempa dan tsunami dahsyat yang melanda Aceh pada 2004.

Sejarah mencatat, gempa besar yang memicu tsunami memang pernah terjadi di kedua zona ini.

Yakni pada 1797 di zona Megathrust Mentawai dan pada 1757 di zona Selat Sunda.

Baca Juga: BMKG Beri Penjelasan Tentang Potensi Gempa di Zona Megathrust! Benarkan Hal Baru?

Inilah fakta yang menimbulkan pertanyaan, jika gempa besar sudah terjadi ratusan tahun lalu, apakah kita kini berada di ambang peristiwa serupa?

Kata tinggal menunggu waktu mengacu pada ketidakpastian yang melekat pada prediksi gempa bumi.

Bahkan hingga saat ini, teknologi dan ilmu pengetahuan belum mampu memprediksi dengan tepat kapan gempa akan terjadi.

Meski sudah lebih dari dua abad tak terjadi gempa besar di kedua zona tersebut, tak ada jaminan bahwa bencana serupa tak akan terjadi dalam waktu dekat.

Baca Juga: Bisa Terjadi Kapan Saja! BMKG Sebut Bengkulu Berpotensi Diguncang Gempa Megathrust hingga M 8,9

Namun penting dicatat bahwa ketidakpastian ini tak berarti bahwa gempa besar akan segera terjadi.

Masyarakat dihimbau tetap tenang dan melanjutkan aktivitas seperti biasa termasuk berlayar, berdagang dan berwisata di pantai.

Dalam situasi ketidakpastian ini, fokus utama harus diberikan pada upaya mitigasi bencana.

Baca Juga: Gempa Megathrust Heboh di Tahun 2024, BMKG: Sudah Ada sebelum Tsunami Aceh 2004

Persiapan dan kewaspadaan tetap menjadi kunci dalam menghadapi potensi gempa di zona Megathrust.

BMKG terus berupaya memberikan informasi terkait gempa bumi dan peringatan dini secara cepat dan akurat.

Dengan adanya sistem informasi dan peringatan dini yang semakin canggih, diharapkan masyarakat dapat lebih siap menghadapi kemungkinan bencana sambil tetap menjalani kehidupan sehari-hari dengan normal dan penuh kewaspadaan.***

Reporter Chellsa Sevia C
Editor Fathul Amanah