News

Menilik Perjalanan Karier Menteri Investasi Rosan Roeslani yang Baru Dilantik Jokowi, Ternyata Pernah Jadi Dubes hingga Wamen

Oleh: Francisca Wuri Sulistyowati,ST Selasa 20 Agu 2024, 11:42 WIB
Menteri Investasi, Rosan Roeslani

AYOJAKARTA.COM - Rosan Roeslani resmi dilantik sebagai Menteri Investasi dan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).

Pelantikan ini menandai langkah baru dalam karier Rosan Roeslani yang sebelumnya dikenal sebagai Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat.

Lahir di Jakarta pada 31 Desember 1968, Rosan Roeslani sudah menunjukkan bakat dan dedikasinya sejak awal.

Setelah menyelesaikan studi Bachelor of Arts di Administrasi Bisnis di Oklahoma State University pada 1993, ia melanjutkan pendidikannya dengan meraih MBA di Antwerpen European University, Belgia pada 1996.

Baca Juga: Dilantik Jadi Menteri ESDM! Ini Profil Bahlil Lahadalia, Mantan Sopir Angkot yang Harta Kekayaannya Kini Lebih dari Rp310 Miliar

Pendidikan internasional ini menjadi modal penting bagi Rosan dalam menjalani berbagai tantangan di bidang bisnis dan diplomasi.

Sebelum bergabung dengan Kementerian Investasi dan BKPM, Rosan berperan sebagai Wakil Menteri BUMN dari 17 Juli hingga 24 Oktober 2023.

Di sini, ia berkontribusi dalam reformasi dan modernisasi perusahaan-perusahaan milik negara serta merancang strategi untuk meningkatkan efisiensi dan kinerja BUMN.

Tak lama sebelumnya dari 2021-2023, Rosan menjabat sebagai Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat.

Baca Juga: Resmi Jadi Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia ‘Sat-set’ Lakukan Hal Ini untuk Wujudkan Hilirisasi! Apa Itu?

Di posisi ini, ia sukses memperkuat hubungan antara kedua negara dan mempromosikan kerja sama ekonomi serta investasi.

Di luar urusan pemerintahan, Rosan juga dikenal sebagai pengusaha andal.

Ia memulai karier profesionalnya di bidang keuangan dan kewirausahaan termasuk menjadi penasihat keuangan untuk Asosiasi Koperasi Batik Indonesia dari 1997-2002.

Kemudian, ia menjadi Wakil Bendahara Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia dari 2005-2008.

Baca Juga: Yasonna Laoly Dicopot sebagai Menteri Hukum dan HAM, Ketua DPP PDIP: Jokowi Tidak Berfikir Ada Etika Pemerintahan

Puncak prestasinya di dunia bisnis terjadi ketika memimpin Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia dari 2015-2021.

Di bawah kepemimpinannya, Kadin mengalami transformasi besar dan menjadi lebih kuat sebagai wadah para pelaku usaha di Indonesia.

Kini sebagai Menteri Investasi dan Kepala BKPM, Rosan akan menghadapi tantangan baru untuk mengoptimalkan potensi investasi di Indonesia.

Baca Juga: Bahlil Lahadalia Jadi Menteri ESDM Baru di Reshuffle Kabinet Jokowi, Ngaku Siap Daftar Calon Ketua Umum Golkar

Dengan pengalaman luasnya di bisnis, diplomasi dan pemerintahan, banyak yang berharap Rosan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dan menciptakan iklim investasi yang lebih menarik dan kondusif bagi para investor.

Lalu berapa harta kekayaannya?

Dari penelusuran ayojakarta.com di halaman LHKPN KPK, data kekayaan Rosan Roeslani tidak ditemukan.***

Reporter Francisca Wuri Sulistyowati,ST
Editor Fathul Amanah