AYOJAKARTA.COM - Terpidana kasus kopi sianida 2016 silam, Jessica Wongso akhirnya bisa menghirup udara bebas.
Sebagaimana diketahui, Jessica Wongso mendapat vonis hukuman 20 tahun usai dinyatakan sebagai pelaku pembunuhan berencana terhadap Wayan Mirna Salihin.
Namun pada Minggu, 18 Agustus 2024 pagi kemarin, Jessica Wongso dinyatakan bebas bersyarat dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIA Pondok Bambu, Jakarta.
Jessica Wongso dilaporkan keluar gerbang lapas tersebut pada pukul 09.38 WIB tepat yang kemudian disambut oleh kuasa hukumnya, yakni Otto Hasibuan.
Usai bebas, Jessica Wongso tampil ke publik dan membagikan berbagai pengalamannya selama mendekam di penjara.
Dikutip dari akun Tiktok @temenkamucerita pada Senin (19/8/2024), salah satunya Jessica Wongso membagikan perasaan dukanya selama menjalani hukuman.
Sambil tersenyum Jessica Wongso mengungkap berbagai hal duka yang ia rasakan ketika berada di lapas perempuan tersebut, salah satunya rindu dengan keluarga.
“Dukanya ya kangen keluarga,” ujar Jessica Wongso.
“Kangen temen-temen, kangen di luar,” lanjutnya.
Bukan itu saja, Jessica Wongso juga mengungkapkan kerinduannya bisa kembali memegang handphone dan menonton acara TV.
“Kangen megang handphone, kangen nonton TV atau nonton film,” ungkapnya.
Kemudian saat ditanya apakah selama di dalam sel dirinya tidak pernah memegang handphone sama sekali, Jessica menjawab demikian.
“Nggak boleh sama sekali,” jawabnya.
Lebih lanjut Jessica Wongso mengatakan, “Jadi seneng banget hari ini baru pertama kali pegang handphone, rasanya gimana gitu.”
Bahkan saking bahagianya bisa kembali memegang handphone, Jessica Wongso sempat tidak tahu bagaimana cara untuk menyalakannya.
Jessica Wongso juga menceritakan tentang sel yang selama 8 tahun ini ia tempati yang ternyata berpindah-pindah.
“Kalau selnya itu kan saya pindah-pindah ya, jadi dari awal pertama kali masuk mungkin sel yang kamarnya lebih besar,” tutur Jessica.
“Jadi teman-temannya juga lebih banyak tapi kesini-sininya, untungnya saya bersyukur dapat kamar yang sedikit lebih kecil,” imbuhnya.
Wanita berambut panjang tersebut juga menuturkan jika selama berada di penjara ia berhubungan baik dengan sesama penghuni lapas lainnya.
“Jadi mungkin karena saya pekerja jadi ditaruh di tempat khusus untuk pekerja, jadi makanya semuanya berteman gitu dengan saya, dengan istilahnya satu blok ya,” beber Jessica.
“Jadi ada 6 kamar, jadi semuanya berteman baik dengan saya gitu jadi ya karena udah akrab jadi enak aja gitu kalau habis kerja, disana ngobrol-ngobrol sama mereka gitu,” lanjutnya.
Mengejutkan, Jessica Wongso juga mengungkapkan jika dirinya ternyata pernah tidur dalam sel dengan 18-20 napi lainnya.
“Kalau yang terakhir saya bertiga, Cuma sempat bertiga, berempat, berdua puluh, sempat ber delapan belas gitu jadi variasi,” ungkap Jessica.***