News

PKB Putuskan Bergabung dengan Gerindra di Pilgub Jakarta, Perjuangan Anies Baswedan Kelar

Oleh: Francisca Wuri Sulistyowati,ST Senin 19 Agu 2024, 14:01 WIB
PKB resmi tinggalkan Anies Baswedan di Pilkada Jakarta 2024

AYOJAKARTA.COM - Nasib Anies Baswedan di pemilihan Gubernur Jakarta kemungkinan besar akan kelar alias selesai.

Partai Kebangkitan Bangsa atau PKB akhirnya secara resmi menyatakan akan bergabung dengan Koalisi Indonesia Maju (KIM) yang dipimpin oleh Partai Gerindra dalam Pilkada DKI Jakarta.

Keputusan ini menambah deretan partai yang meninggalkan Anies Baswedan dalam kontestasi politik di ibu kota.

Baca Juga: Sibuk Tangani Kasus Vina Cirebon, Otto Hasibuan Ungkap Rasa Bersalah kepada Jessica Wongso, Begini...

Sebelumnya sudah ada Partai Nasdem dan PKS menarik dukungannya terhadap Anies Baswedan

Sekretaris Jenderal PKB, Hasanuddin Wahid, menegaskan bahwa keputusan partainya untuk bersama Gerindra di Pilgub Jakarta sudah bulat dan tidak akan berubah.

"PKB sudah final, ya. PKB untuk Pilkada di DKI ini bersama Gerindra, jadi tidak ada pembicaraan di luar itu," ujar Hasanuddin dalam pernyataannya.

Hasanuddin juga menyebutkan bahwa PKB telah memastikan siapa calon yang akan mereka dukung dalam Pilkada Jakarta, meskipun ia tidak menyebutkan nama secara eksplisit.

"Siapa calon yang diusung, kita semua juga mengetahui. Karena itu, apapun pernyataan dari partai-partai yang lain terkait ke mana sikap PKB, saya pikir sudah jelas dan final: PKB bersama Gerindra di Pilkada DKI," tambahnya.

Dengan keputusan PKB ini, posisi Anies Baswedan semakin terjepit.

Dukungan dari partai-partai besar yang sebelumnya mendukungnya kini beralih ke koalisi lain, membuat langkahnya untuk maju dalam Pilgub DKI Jakarta semakin sulit.

Baca Juga: Resmi Bebas Bersyarat 58 Bulan 30 Hari, Jessica Wongso Blak-Blakan Cara Bertahan Hidup di Penjara selama 8 Tahun

Beberapa pengamat politik bahkan menyebut bahwa dengan bergabungnya PKB ke KIM, peluang Anies untuk menang di Pilgub Jakarta semakin tipis, atau bahkan sudah "goodbye".

Sekalipun masih ada partai besar lainnya yang belum memutuskan siapa jagoannya di Pilgub Jakarta, namun bagi PDIP untuk mengusung Anies tetap akan sulit.

PDIP sendiri masih terbuka untuk mendapatkan calon terbaik, dengan mengutamakan dari kader internal.

Tapi PDIP tidak bisa sendiri, dia harus mencari partai lainnya untuk bisa mengusung Anies.

Kini, perhatian publik tertuju pada siapa yang akan diusung oleh Koalisi Indonesia Maju sebagai calon gubernur DKI Jakarta, dan bagaimana langkah Anies Baswedan selanjutnya setelah kehilangan dukungan dari tiga partai besar tersebut.***

Reporter Francisca Wuri Sulistyowati,ST
Editor Jinan Vania Barizky