News

Fransiskus Marbun Sempat Yakin Liga Akbar Bersama Eky Sebelum Meninggal, Sebut Tidak Ada di Tongkrongan

Oleh: Nisrina Harum Lestari Senin 12 Agu 2024, 11:15 WIB
Teman mendiang Vina Dewi Arsita dan Muhammad Rizky Rudiana (Eky), Fransiskus Marbun

AYOJAKARTA.COM - Teman mendiang Vina Dewi Arsita dan Muhammad Rizky Rudiana, Fransiskus Marbun memberikan pengakuan mengejutkan tentang Liga Akbar, saksi kunci kasus Vina Cirebon.

Fransiskus Marbun menyebut bahwa ia mengenal Liga Akbar dan sering berkumpul di tempat nongkrong yang sama.

Ia mengaku dirinya dan teman-temannya sempat tergiring opini bahwa Liga Akbar bersama Eky di malam kejadian.

Baca Juga: 5 Ide Usaha Rumahan Modal Rp 50 Ribu yang Dapat Untung Berkali Lipat

Fransiskus Marbun dan teman-temannya sempat percaya lantaran setelah kejadian tersebut Liga Akbar tidak pernah datang lagi ke tempat nongkrong.

“Kami juga tergiring opini kalau memang Liga itu sama Eky malam itu. Jadi memang semenjak kejadian itu kenapa kaya berpikir benar karena Liga nggak pernah nongol lagi di warpat sampai kemarin nongol di TV saya baru lihat lagi,” sebut Fransiskus dikutip dari kanal YouTube Uya Kuya TV, Senin (12/8/2024).

Fransiskus mengungkapkan bahwa belum lama ini dirinya bisa bertemu kembali lagi dengan Liga.

Baca Juga: 10 Jurusan di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) yang Paling Sulit dan Terlambat Menyelesaikan Studi: Lulus Rata-rata 4 Tahun Lebih

Namun, ia tidak membeberkan obrolan apa yang ia bahas lantaran Liga tidak nyambung ketika diajak berbicara.

“Terus kemarin ketemu kan, dia selalu kaya nggak terlalu nyambung kalau ngomong,” ungkapnya.

Fransiskus juga menyinggung soal pernyataan Liga tahun 2016 yang telah dicabut beberapa waktu lalu.

Baca Juga: Info dari Pusat! Bantuan Sosial PKH Rp800 Ribu dan BPNT Rp400 Ribu via KKS Cair Bertahap, Bagaimana yang Belum Cair?

Sebelumnya, Liga mengaku bahwa pada malam kejadian dirinya bersama Eky dan tidak ada di tongkrongan.

Padahal, Fransiskus dan teman-temannya sama sekali tidak melihat ada kehadiran Liga pada malam itu.

“Kalau di hari Jumatnya memang dibenarkan sama tukang warung warpat itu, kalau itu benar sama Eky. Termasuk saya, ada di warpat dari jam setengah 8 sampai kejadian. Makanya kami yakin Liga itu sama Eky di 2016 pas kejadian itu karena kami anak-anak warpat juga nggak ngerasa ada Liga di warpat,” ujarnya.***

Reporter Nisrina Harum Lestari
Editor Desi Kris