News

Kuasa Hukum Widi dan Mega Sebut Liga Akbar Minta Iptu Rudiana Jujur Soal HP Eky, Ternyata Tidak Disita Polisi

Oleh: Nisrina Harum Lestari Senin 05 Agu 2024, 15:39 WIB
Kuasa Hukum Widi dan Mega, Muchtar Effendi

AYOJAKARTA.COM - Kuasa Hukum Widi dan Mega, Muchtar Effendi, membongkar maksud Liga Akbar yang meminta Iptu Rudiana berkata jujur terkait kasus kematian Vina dan Eky.

Beberapa waktu lalu Liga Akbar mencabut kesaksiannya dalam kasus Vina dan Eky delapan tahun lalu dan meminta agar Iptu Rudiana berkata jujur.

Namun, tidak diketahui apa maksud Liga Akbar yang meminta Iptu Rudiana untuk berkata jujur terkait kasus kematian Vina dan Eky.

Muchtar Effendi mengatakan dirinya sempat bertanya kepada Liga terkait permintaan Rudiana untuk berkata jujur.

Rupanya, Liga ingin agar Rudiana berkata jujur terkait keberadaan ponsel Eky yang tidak disita oleh kepolisian.

“Liga Akbar pernah bicara di media, saya mohonlah Pak Rudiana jujur. Kita tanya ke Liga waktu dia hadir di sidang praperadilan, Mas yang dimaksud sampean Pak Rudiana jujur itu apa, dia bilang ke kita bapak lihat aja di barang bukti ada nggak HPnya Eky, nggak ada pak itu di barang bukti, dia bilang begitu,” kata Muchtar dikutip dari kanal YouTube Abraham Samad SPEAK UP pada Senin (5/8/2024).

Mendengar jawaban Liga, Muchtar pun langsung mengecek berkas persidangan tahun 2016 lalu dan membenarkan bahwa hanya HP Vina dan para terpidana yang disita.

Muchtar meyakini apabila pada tahun 2016 kepolisian membongkar HP Vina mungkin akan diketahui dengan siapa terakhir kali Vina berkomunikasi.

“Yang ada adalah HPnya Vina dan para terpidana di berkas persidangan 2016. Artinya kalau saja tahun 2016 HP itu dibongkar, pasti kan ketahuan terakhir Vina berbicara dengan siapa, apa yang dibicarakan, tetapi itu tidak dibongkar,” ujarnya.

Muchtar yakin HP yang disita hingga saat ini masih disimpan oleh pihak kepolisian.

Ia pun mengimbau agar pihak kepolisian bisa membongkar HP tersebut demi mengungkap kasus kematian Vina dan Eky.

“Kami tetap meyakini HP ini sampai saat ini ada di tangan pihak kepolisian. Saya menghimbau kepada pihak kepolisian terutama kapolri tolong dibongkar HPnya Vina apa yang dicakapkan di dalam detik-detik terakhir kematiannya, bicara dengan siapa, jam berapa dan detik berapa, pasti ada dan itu bisa mengungkap peristiwa ini,” tutupnya.***

Reporter Nisrina Harum Lestari
Editor Desi Kris