AYOJAKARTA.COM -- Nama Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, kembali mencuat sebagai salah satu sosok potensial yang bisa diajukan oleh PDI Perjuangan.
Ahok menjadi sosok potensial yang bisa diajukan oleh PDI Perjuangan sebagai calon gubernur di Pilgub Jakarta 2024.
Ketua DPP PDI Perjuangan, Djarot Saiful Hidayat, mengungkapkan bahwa berdasarkan pemetaan dan hasil survei, Ahok dinilai cukup potensial.
Baca Juga: Anies Baswedan Syukuri Dukungan PAN di Pilgub Jakarta 2024: Cawagub Harus Dibicarakan Bersama
“Ahok, berdasarkan hasil pemetaan dan hasil survei yang kita terima, menjadi salah satu calon yang cukup, ya sangat potensial kalau saya untuk bisa diajukan,” ujar Djarot dikutip Ayojakarta.com dari kanal YouTube KOMPASTV pada Selasa, 30 Juli 2024.
Namun, Djarot juga mengakui bahwa PDI Perjuangan masih membutuhkan tambahan 6 kursi dan perlu membentuk koalisi dengan partai lain untuk mengusung calon gubernur di Pilgub Jakarta.
“Persoalannya adalah PDI Perjuangan itu kan masih kurang kursinya. Kita tetap harus berkomunikasi dengan partai-partai yang lain,” imbuhnya.
Baca Juga: Jelaskan Hubungannya dengan PDIP di Pilgub Jakarta, Anies Baswedan: Komunikasi Jalan Terus
Sementara itu, Koalisi Indonesia Maju merespons pernyataan Ahok yang mengatakan siap maju di Pilgub Jakarta jika diberi kesempatan oleh warga Jakarta.
Wakil Ketua TKN Prabowo-Gibran, Sylvester Matutina, mengatakan bahwa siapa saja bisa maju dalam pilkada Jakarta.
“Ya, menurut kami sih bagus-bagus saja ya, dan baik tentunya. Siapapun anak bangsa di Republik ini bisa saja maju untuk dipilih dan juga memilih, karena itu hak konstitusional setiap warga negara,” ujar Sylvester Matutina.
Menurutnya, yang terpenting adalah sosok calon pemimpin Jakarta nantinya harus punya kemampuan cepat mengambil keputusan, berpengalaman dalam birokrasi, dan mampu menjadi perekat warga Jakarta yang heterogen.
Baca Juga: Potensi Duet dengan Kaesang Pangarep di Pilgub Jakarta 2024, Begini Jawaban Anies Baswedan
“Gubernur DKI itu harus sosok yang mempunyai kemampuan dalam hal perencanaan dan juga mengeksekusi kebijakan dengan cepat ya,” imbuhnya.
Sementara itu, Ahok menanggapi kabar dirinya maju di Pilkada Jakarta dengan pernyataan bahwa ia siap maju jika diberi kesempatan oleh warga Jakarta.
Namun, Ahok juga menyatakan bahwa saat ini belum ada komunikasi dari PDI Perjuangan mengenai pencalonannya.***