AYOJAKARTA.COM -- Bakal calon Gubernur Jakarta, Anies Baswedan, belum menentukan siapa yang akan menjadi pendamping dalam Pilkada Jakarta 2024.
Anies lebih memilih untuk fokus pada identifikasi masalah dan penyusunan program-program unggulan yang akan diusung dalam kampanyenya.
Ditemui usai peluncuran Koalisi Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) di Jakarta, Anies enggan berkomentar soal kriteria sosok calon pendamping di Pilgub Jakarta.
Baca Juga: Anies Baswedan Prioritaskan Kesejahteraan Keluarga dan Perempuan di Pilgub Jakarta 2024
Ia menyatakan bahwa nama-nama yang disodorkan oleh partai politik, mulai dari Sohibul Iman hingga Zita Anjani, masih dalam tahap pembahasan oleh semua pihak terkait.
“Bahwa nama-nama pasangan yang diusulkan berbeda-beda, tetapi semua memberikan kepercayaan kepada kami, nah itu menurut saya adalah sebuah amanah,” ujar Anies Baswedan dikutip Ayojakarta.com dari kanal YouTube METROTV pada Senin, 29 Juli 2024.
Anies memastikan bahwa pada waktunya nanti, semua pihak akan berkumpul untuk membahas secara bersama-sama dalam koalisi yang akan dibentuk agar semakin solid. “Adapun nama-nama untuk pasangan nanti kita bahas sama-sama,” tambahnya.
Anies menyatakan bahwa saat ini ia lebih fokus untuk menampung aspirasi masyarakat Jakarta dan menyusun program-program unggulan yang dapat menjawab kebutuhan warga.
Menurutnya, yang terpenting adalah bagaimana memberikan kesejahteraan bagi warga Jakarta, yang harus menjadi fokus utama dalam pembahasan Pilkada.
“Yang terpenting Pilkada ini tentang rakyat Jakarta, mereka menginginkan agar ekonomi mereka lebih baik, lapangan pekerjaan mereka lebih mudah, itu fokus saya,” jelas Anies Baswedan.
Dengan fokus pada kesejahteraan warga dan aspirasi masyarakat, Anies Baswedan berharap dapat membawa perubahan positif bagi Jakarta jika ia terpilih sebagai gubernur.
Upaya ini diharapkan dapat memberikan dampak nyata dalam meningkatkan kualitas hidup warga ibu kota.***