News

5 Daerah PPPK Guru di CPNS 2023 yang Sepi Peminat, Bisa jadi Rekomendasi Tahun 2024

Oleh: Nadya Donna Putri Selasa 23 Jul 2024, 21:51 WIB
5 daerah PPPK Guru di CPNS 2023 yang sepi peminat dan bisa jadi rekomendasi tahun 2024.

AYOJAKARTA.COM -- CPNS 2024 belum juga dibuka. Pada pendaftaran CPNS 2024 juga ada untuk PPPK.

Jenis PPPK terbagi dalam berbagai jenis. Salah satunya adalah PPPK Guru. PPPK adalah Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja.

Berikut adalah 5 daerah PPPK Guru di CPNS 2023 yang sepi peminat dan bisa jadi rekomendasi tahun 2024 dikutip dari Instagram @studicpns.id:

Baca Juga: CATAT, 10 Jurusan Pendidikan Ini Sangat Dibutuhkan dan Jadi Prioritas CPNS 2024, Jurusanmu Termasuk?

1. Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara

Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara ada di pulau Sumatera. Tepatnya berada di Sumatera Utara.

Pada Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara untuk PPPK guru tidak ada pelamar sama sekali di CPNS 2023.

2. Pemerintah Kabupaten Gorontalo

Pemerintah Kabupaten Gorontalo berada di pulau Sulawesi. Gorontalo ada di Sulawesi bagian atas.

Baca Juga: Jangan Panik dan Berkecil Hati, Lakukan Ini saat Gagal Seleksi Administrasi CPNS 2024, Masih Ada Peluang untuk Lolos

Terdapat hanya 1 orang pelamar PPPK guru di Pemerintah Kabupaten Gorontalo di CPNS 2023.

3. Pemerintah Kabupaten Intan Jaya

Pemerintah Kabupaten Intan Jaya berada di Papua Tengah. Pelamar PPPK guru di sini untuk CPNS 2023 ada 2 orang.

4. Pemerintah Kabupaten Pegunungan Bintang

Lebih banyak dari daerah sebelumnya, pelamar PPPK guru di Pemerintah Kabupaten Pegunungan Bintang ada 7 orang. Daerah ini ada di Papua.

5. Pemerintah Kabupaten Deiyai

Selain Pegunungan Bintang, Pemerintah Kabupaten Deiyai juga berada di Papua. Pelamar PPPK guru di daerah ini ada 7 orang.

Baca Juga: Calon ASN Merapat! Ini 11 Formasi yang Bisa Dilamar untuk Lulusan S1 Semua Jurusan dalam Seleksi CPNS 2024

Itulah 5 daerah PPPK guru di CPNS 2023 yang sepi peminat dan bisa jadi rekomendasi untuk tahun 2024. Semoga bermanfaat!***

Reporter Nadya Donna Putri
Editor Eneng Reni Nuraisyah Jamil