News

Dede Akui Berikan Kesaksian Palsu dalam Kasus Vina Cirebon, Marliyana: Akhirnya Menemukan Jalan

Oleh: Nadya Donna Putri Selasa 23 Jul 2024, 20:23 WIB
Marliyana mengatakan kalau tadinya ia bingung tetapi setelah Dede mengaku memberikan kesaksian palsu, dirinya akhirnya menemukan jalan.

AYOJAKARTA.COM -- Baru-baru ini salah satu orang yang tadinya saksi dalam kasus Vina Cirebon, Dede, mengakui kalau dirinya memberikan kesaksian palsu.

Tentunya hal ini membuat keluarga Vina lebih bisa tenang dan mencari saksi yang bisa dapat dipercaya.

Kakak Vina, Marliyana mengatakan kalau tadinya ia bingung tetapi setelah Dede mengaku memberikan kesaksian palsu, dirinya akhirnya menemukan jalan.

Baca Juga: Kasus Vina Cirebon Makin Panas! Publik Dibuat Geram dengan Iptu Rudiana Usai Pengakuan Mengejutkan Saksi Kunci Dede

Sebelumnya, Marliyana juga mengaku bingung dengan siapakah saksi yang sebenarnya bisa dipercaya dalam kasus kematian adiknya ini.

Namun dengan pengakuan terbaru Dede ini, membuat pihaknya menemukan jalan atau pencerahan tentang sosok siapa saja saksi yang benar dan bisa dipercaya.

“Semakin banyak orang yang menjadi saksi, tadinya saya pusing, bingung, blunder gitu kan harus percaya ke siapa. Tapi ya kok (kami) menemukan jalan,” ujarnya dikutip Ayojakarta.com dari YouTube KOMPASTV pada Selasa, 23 Juli 2024.

Baca Juga: Ungkap Fakta Baru, Peran Krusial Dede dalam Kasus Vina Cirebon Sampai Dapat Perlindungan LPSK

Marliyana dan keluarga Vina berharap ingin segera mengetahui siapakah pelaku sebenarnya yang telah membunuh sang adik.

Selain itu, ia juga ingin mengetahui siapakah dalang dan apa motif atas kasus pembunuhan adiknya ini.

“Saya dan keluarga yang lain ingin tahu siapa pelakunya, apa dalangnya, apa motifnya. Itu saja sih harapan kami,” jelasnya.

Baca Juga: Pengakuan Dede Jadi Titik Terang Kasus Pembunuhan Vina Cirebon: Saka Tatal Ucapkan Terima Kasih Jelang Sidang PK

Diketahui pembunuhan adiknya, Vina, dan Eky, kekasih Vina, terjadi pada 2016. Awalnya, kematian keduanya disebut akibat kecelakaan. Akan tetapi berdasarkan penemuan lapangan ditemukan bukti yang berbeda dengan laporan 2016 silam.***

Reporter Nadya Donna Putri
Editor Eneng Reni Nuraisyah Jamil