AYOJAKARTA.COM -- Setelah melalui berbagai pertimbangan, akhirnya Partai Nasdem resmi mengusung Anies Baswedan untuk maju di Pilgub Jakarta.
Sebelumnya, Nasdem telah mengadakan rapat tertutup. Berdasarkan rapat tersebut, ketua umum Partai Nasdem, Surya Paloh akhirnya merestui Anies Baswedan maju di Pilgub Jakarta.
Hal itu disampaikan oleh Sekjen Partai Nasdem, Hermawi Taslim. Berikut penjelasan lengkapnya dikutip Ayojakarta.com dari YouTube METRO TV pada Senin, 22 Juli 2024:
Menurut Hermawi Taslim, Nasdem resmi mengusung Anies Baswedan berdasarkan keputusan ketua umumnya, Surya Paloh.
Anies Baswedan diusung untuk maju dalam kontestasi Pilkada atau Pemilihan Gubernur atau Pilgub DKI Jakarta 2024.
“Telah membulatkan tekad, menyepakati, untuk Pilkada (Pemilihan Kepala Daerah) DKI (Jakarta), Surya Paloh yang memimpin rapat tadi, langsung menetapkan Anies Baswedan sebagai calon gubernur DKI Jakarta dari Partai Nasdem,” jelas Hermawi.
Baca Juga: Tanggapi Tanding Ulang dengan Ahok di Pilgub Jakarta 2024, Begini Kata Anies Baswedan
Hermawi Taslim menambahkan, Anies Baswedan dibebaskan untuk memilih pasangannya dengan satu syarat bukan dari Nasdem.
“Anies juga diberi kebebasan sepenuhnya untuk menentukan siapa wakilnya dengan satu syarat, wakil itu tidak boleh dari partai Nasdem,” lanjutnya.
Selain itu Hermawi Taslim mengungkapkan, Nasdem akan mengadakan deklarasi untuk Anies Baswedan dan pasangan paling lambat tanggal 22 Agustus 2024.
Baca Juga: Soal Wacana Rematch Ahok vs Anies di Pilgub Jakarta, Hasto Sebut Jakarta Masih Dinamis
“Kita (Nasdem) tadi juga tetapkan deklarasi dengan pasangan, Anies dengan pasangan nanti dijelaskan, selambat-lambatnya tanggal 22 Agustus 2024,” ujarnya.
Hermawi Taslim mengatakan deklarasi tersebut bisa digelar lebih cepat kalau Anies Baswedan menyelesaikan PRnya dalam memilih pasangan untuk duetnya di Pilgub Jakarta mendatang.
“Bisa lebih cepat, kalau Anies bisa menyelesaikan PRnya tiga hari, maka tanggal 25, dan seterusnya,” akhirnya.***