News

Pilgub DKI Jakarta Santer Disebut Lanjutan Pemilu, Anies Baswedan: Bukanlah Kelanjutan Pemilu!

Oleh: Rosandra Gisca Andyna Senin 22 Jul 2024, 11:14 WIB
Anies Baswedan soal Pilgub DKI Jakarta 2024

AYOJAKARTA.COM - Nama Anies Baswedan memang santer dikabarkan maju sebagai bakal calon gubernur dalam Pilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta 2024 mendatang.

Bahkan baru-baru ini, Anies Baswedan juga menghadiri deklarasi yang diberikan oleh Ormas Bang Japar yang mengusung dirinya sebagai calon gubernur dalam Pilgub DKI Jakarta 2024.

Dalam kesempatan pidato di acara deklarasi yang digelar Sabtu, 20 Juli 2024 itu, Anies Baswedan sempat menyinggung soal adanya anggapan bahwa kontestasi Pilgub DKI Jakarta yang hendak diikutinya dianggap sebagai lanjutan dari Pilpres 2024 lalu.

Baca Juga: Kapan Bansos PKH BPNT Periode Juli-Agustus di KKS dan PT POS Cair? 3 Golongan KPM Ini akan Cair BLTnya Loh!

Anies pun membantah dengan tegas soal anggapan tersebut dan menyebut bahwa antara Pilgub DKI Jakarta 2024 dan Pilpres adalah sebuah kepentingan yanh berbeda.

Dimana Pilgub DKI Jakarta ini adalah kepentingan bagi warga DKI Jakarta sedangkan Pilpres merupakan kepentingan seluruh rakyat Indonesia.

Anies pun meminta kepada masyarakat untuk tidak mengaitkan kedua momentum pesta demokrasi rakyat tersebut.

Apalagi hingga harus mengaitkan dengan pilihan suara terhadapnya dalam kontestasi Pilgub DKI Jakarta 2024 nanti.

"Karena itu pesan pertama saya, boleh saya meneruskan apa yang disampaikan bahwa Pilgub bukanlah kelanjutan Pemilu!" tegas Anies Baswesan dalam pidatonya di Gedung GOR Cempaka Putih Jakarta Pusat seperti dikutip Ayojakarta.com pada kanal YouTube Metro TV, Senin (22/7/2024).

"Pilgub adalah pemilihan Gubernur DKI Jakarta untuk kepentingan warga DKI Jakarta, jadi bisa saja dalam pemilu berbeda pilihan, dalam pilpres berbeda pilihan, kali ini ya ajak semua untuk berjuan bersama. Jangan hanya mengajak yang kemarin bersama tetapi juga mengajak pada semua," lanjutnya.

Baca Juga: H+3 SKD Polstat STIS 2024 Digelar, Ini Ambang Batas SKD dan Kuota Lolos Formasi Prodi D3 dan D4 Statistika di 36 Provinsi

Menurutnya, Pilgub DKI Jakarta ini adalah usaha untuk mengembalikan apa yang telah sempat absen.

Sehingga Anies mengingatkan sekali lagi kepada masyarakat untuk tidak menyatukan antara Pilkada, Pemilu dan Pilpres nanti.

"Jangan kita melihat Pilkada, Pilpres, Pemilu sebagai kesatuan. Kita lihat ini terutama menyangkut warga yang kemarin beda pilihan diajak untuk pilihannya sama," ucap Anies.

Gelaran Pilgub DKI Jakarta sendiri akan dilaksanakan bulan November 2024 mendatang.

Soal elektabilitas saat ini, Anies Baswedan memang disebut masih unggul dibandingan dengan tokoh-tokoh publik lainnya yang digadang-gadang hendak maju dalam Pilgub DKI Jakarta 2024.***

Reporter Rosandra Gisca Andyna
Editor Jinan Vania Barizky