AYOJAKARTA.COM - Usai Pegi Setiawan Cirebon dibebaskan kini nama Pegi Setiawan Cianjur semakin terus disorot oleh masyarakat.
Bahkan Pegi Setiawan Cianjur yang disebut sebagai sosok mirip DPO pelaku pembunuhan Vina dan Eky harus melakukan tes DNA untuk memastikan bahwa dirinya bukanlah anak dari mantan Bupati Cirebon.
Sebelumnya Pegi Setiawan Cianjur ramai disebut-sebut media bahwa dirinya adalah anak mantan Bupati Cirebon, Sunjaya Purwadi Sastra yang mana Pegi diduga terlibat dalam kasus pembunuhan Vina dan Eky tahun 2016 silam.
Pegi Setiawan Cianjur pun akhirnya telah memberanikan diri melakukan tes DNA di laboratorium Jakarta Barat.
Baca Juga: 10 Universitas Jurusan Teknik Sipil Terbaik di Indonesia Versi EduRank 2024
Tindakan tes DNA yang dilakukan Pegi Cianjur itupun difasilitasi oleh mantan Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi.
Hari ini, Minggu (14/7/2024) hasil tes DNA Pegi Setiawan Cianjur akhirnya keluar dan diumumkan secara resmi oleh dirinya dan keluarga.
Ayah Pegi Setiawan Cianjur menyampaikan hasil tes DNA pemuda berusia 26 tahun tersebut.
Di mana hasilnya telah 99,9 persen terbukti bahwa Pegi merupakan anak dari pasangan Cecep dan Elis, bukan dari mantan Bupati Cianjur.
Baca Juga: 4 Cara Untuk Mengatasi Momen Canggung Saat Bersosialisasi, Auto Langsung Jago!
"Untuk mengambil hasil tes DNA, Alhamdulillah positif anak kandung kami," kata Cecep Dahlan Setiawan seperti dikutip Ayojakarta.com dari kanal YouTube Kompas TV, Minggu (14/7/2024).
"Yang selama ini dituduh titipan dari Bupati Cirebon kan asumsinya alhamdulillah bukan, dan memang anak kandung kami," lanjutnya.
Hasil tes DNA Pegi Cianjur telah 99,9 persen terbukti bahwa dirinya adlah anak Cecep dan Elis.
Hal itu akhirnya mematahkan asumsi masyarakat bahwa Pegi adalah anak dari mantan Bupati Cirebon yang diduga telah terlibat kasus pembunuhan Vina dan Eky.
Pegi pun sempat mendapat bully dan tuduhan dari masyarakat karena dianggap mirip dengan DPO pelaku pembunuhan Vina.
Kini kasus tersebut masih terus diselidiki oleh pihak kepolisian dan makin menambah tanda tanya besar siapa pelaku sebenarnya kasus yang sudah berlalu 8 tahun ini.***