AYOJAKARTA.COM - Beni kakak Sudirman terpidana kasus Vina Cirebon mengaku sempat ‘diteror’ oleh oknum polisi.
Pada 23 Mei 2024, Beni kakak Sudirman mengaku rumahnya sempat didatangi oleh oknum polisi.
“Jadi ada oknum polisi (datang) pada tanggal 23 Mei, Malam Jumat pas habis isya, dari Polres Cirebon,” kata Beni, kakak Sudirman dikutip Ayojakarta dari YouTube Uya Kuya TV.
“Masuk ke rumah bawa (sesuatu) saya nggak tahu isinya apa (dateng) nyari orang tua,” imbuhnya.
Beni mengatakan bahwa salah satu oknum polisi yang mendatangi rumahnya bernama Anggi Eko.
Adapun maksud kedatangannya adalah untuk meminta Beni dan orang tuanya tanda tangan di sebuah kertas kosong. Namun, pihak Beni menolak permintaan oknum polisi tersebut.
“(nama polisinya) Anggi Eko, saya lupa (jabatannya) sebagai apa,” kata Beni.
“Dia nunjukin kertas kosong disuruh tanda tangan saya nggak mau,” pungkasnya.
Beni menceritakan bahwa oknum polisi yang mendatanginya itu mengatakan membawa surat dari Sudirman.
“Bilangnya si ada surat buatan dari Sudirman cuman disuruh tanda tangan dan itu belum dikasih tahu,” ujarnya.
Tak hanya diminta tanda tangan, kakak Sudirman juga mengatakan bahwa dia dan keluarganya diminta untuk datang ke Polda Jawa Barat, namun pihaknya menolak.
Polisi itu juga bercerita bahwa Sudirman di dalam lapas baik-baik saja bahkan diberikan fasilitas HP.
Tetapi, kakak Sudirman merasakan beberapa keanehan, mulai dari dimintai tanda tangan kertas kosong, adiknya diberi fasilitas Hp dan keluarganya diminta datang ke Polda Jabar.
Tak berhenti disitu, kakak Sudirman juga mengaku didatangi oleh polisi yang sama di tempat kerjanya.
“Hari Sabtu tanggal 25, saya kerja didatengin (polisi yang sama),” ungkap Beni,
Bahkan, oknum polisi yang mendatanginya itu sampai rela menunggu kakak dari Sudirman ini pulang kerja dan mengikutinya ketika di jalan.***