News

Siapa Afif Maulana? Sosok yang Viral Jadi Sorotan, Terungkap Begini Kronologi Kematiannya

Oleh: Wahyu Vitaarum Sabtu 06 Jul 2024, 17:58 WIB
YLBHI Soroti Kematian Afif Maulana

AYOJAKARTA.COM - Kasus kematian Afif Maulana kini mencuat menjadi berita nasional yang viral.

Sosok Afif Maulana adalah bocah 13 tahun yang yang ditemukan tewas di Jembatan Kuranji, Padang, 9 Juni 2024, lalu.

Terkait kematian Afif Maulana, hingga kini Polda Sumbar masih menyelidiki terkait saksi dan barang bukti untuk mengungkap penyebab kematian tersebut.

Baca Juga: Kartu Prakerja Gelombang 70 Sudah Dibuka! Begini Cara Daftar Secara Online Menggunakan HP

Dugaan sementara kematian Afif Maulana adalah lompat dari jembatan Kuranji, Padang.

Terkait kematian Afif Maulana tersebut pihak keluarga justru mencurigai ada hal janggal pada penyebab kematiannya tersebut.

Pasalnya, sang ibu meyakini bahwa tidak satupun di tanda-tanda menunjukkan ahwa kematian Afif Maulana karena jatuh dari ketinggian.

Keyakinan tersebut semakin kuat seteah pihak keluarga melihat kondisi Afif Maulana sesaat sebelum diotopsi yang mengarah pada dugaan adanya penganiayaan dari pihak aparat.

Ibu Afif Maulana, Anggun Agraini, mengungkap kondisi jenazah putranya saat sebelum dimandikan

"Kondisi afif pas dimandikan ada luka-luka lebab pak. sebelah kiri badannya ada lebam dan jejak-jejak sepatu," Ungkap Ibu Afif Maulana.

Baca Juga: Tes Penglihatan: Uji Ketajaman visual Kamu, Coba Temukan Ular pada Kumpulan Pepohonan Ini

Kronologi Kematian Afif Maulana

Seorang pegawai kafe pada siang, 9 Juni 2024, menemukan jasad Afif ditemukan di bawah Jembatan Kuranji.

Penemuan jenazah bocah umur 13 tahun tersebut kemudian dilaporkan ke Polsek Kuranji.

Setelah itu, pihak penyidik melakukan pengecekan di tempat kejadian perkara (TKP), dan diketahui mayat tersebut adalah Afif Maulana.

Berdasarkan dari hasil penyelidikan polisi, Afif ikut dalam rombongan konvoi pada Ahad dini hari.

Diketahui, rombongan tersebut melintasi Jembatan Kuranji dan terlihat membawa berbagai macam senjata tajam.

Tim khusus pencegahan dan antisipasi aksi tawuran atau yang biasa disebut Samapta Bhayangkara (Sabhara ) Polda Sumbar, kemudian mengamankan rombongan konvoi itu di kantor Polisi.***

Reporter Wahyu Vitaarum
Editor Jinan Vania Barizky